Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Panen Raya Triwulan Satu, Produktifitas Pertanian di Lamongan Tinggi dan Kualitas Bagus

Anjar Dwi Pradipta • Rabu, 1 Mei 2024 | 23:59 WIB
SEMRINGAH: Bupati Yes bersama Wabup Rouf saat meninjau panen raya di Desa Sungelebak, Kecamatan Karanggeneng (Ist. / Rdrlmg)
SEMRINGAH: Bupati Yes bersama Wabup Rouf saat meninjau panen raya di Desa Sungelebak, Kecamatan Karanggeneng (Ist. / Rdrlmg)

LAMONGAN, Radar Lamongan - Panen raya triwulan I Tahun 2024 di Lamongan berjalan sukses dan lancar.

Selain harga gabah yang tinggi hingga minggu ini, seluruh proses mulai tanam hingga panen bisa dilakukan sesuai dengan jadwal.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Lamongan, Moch. Wahyudi menjelaskan, waktu tanam sempat mundur karena musim penghujan yang belum merata di awal tanam.

Namun, hasil panennya tidak terpengaruh dan kualitasnya masih baik.

Bahkan panen musim ini memiliki provitas antara 7,34 ton per hektare (ha). Sehingga produksi padi sampai dengan April mencapai 425.984 ton.

‘’Alhamdulillah panen musim tanam pertama bisa dikatakan berhasil, semua petani senang. Luas panen di Lamongan hingga April mencapai 58 ribu ha,” ucapnya.

Menurut Wahyudi, untuk harga musim tanam pertama masih tinggi.

Meski naik turun karena panen raya, tapi minimal petani masih merasa untung.

Sebab, harga gabah kering panen (GKP) hingga kemarin antara Rp 5.300-5.900 per kilogram (kg).

Angka tersebut cukup tinggi mengingat jumlah produksi sangat banyak, serta tidak hanya Lamongan yang panen raya.

Dia menilai, kualitas padi di Lamongan masih bagus, yang membuat harga dari tengkulak juga tinggi.

Wahyudi mengaku dari laporan petugas di lapangan tidak ada padi yang puso (gagal panen).

Jika ada serangan hama masih bisa ditangani oleh petani.

Kendala yang dijumpai curah hujan yang tinggi bulan April, sehingga kadar air dari gabah ikut tinggi.

Wahyudi mengatakan, sebagian petani di Lamongan sudah masuk musim tanam kedua.

Harapannya petani bisa meningkatkan produktivitas panennya, karena luas tanam musim ini diprediksi sama.

Sebagai lumbung pangan provinsi dan nasional, Kabupaten Lamongan cukup konsisten dalam meningkatkan produktifitas pertanian khususnya komoditi padi.

Salah satu bentuk dukungan yang diberikan pemerintah ialah kemudahan akses jalan pertanian, pemberian benih padi, penyaluran pupuk bersubsidi, dan masih banyak lagi. (rka/ind)

 

Editor : Anjar D. Pradipta
#panen raya #padi #Yuhronur Efendi #lamongan #Bupati YES