LAMONGAN, Radar Lamongan - Pemerintah Kabupaten Lamongan berkomitmen dalam menuntaskan perbaikan infrastruktur di Lamongan.
Melalui program jalan mantap dan alus Lamongan (Jamula), Pemkab Lamongan berkomitmen akan menuntaskan pembangunannya secara bertahap. Tahun ini ada 38 ruas yang akan diperbaiki.
Plt Kepala Dinas PU Bina Marga Lamongan, Sujarwo menjelaskan, tahap pertama akan dibangun enam ruas yakni ruas Dadapan-Solokuro, Kedungpring-Sukobendu, Sugio-Tlanak, Sukodadi-Plembon, Sumberwudi-Maduran, dan Pucuk-Sekaran.
Sementara, 32 ruas lainnya akan dikerjakan secara bertahap.
Ruas jalan tersebut antara lain Cangkring-Talunrejo, Kalen-Jatipayak, Mojorejo-Jegreg, Mojorejo-Medalem, dan Baturono-Kembangbahu.
Dari 665,47 KM jalan kabupaten, 78,94 persen jalan dalam kondisi mantap,” ujarnya.
Jarwo, sapaannya mengatakan, khusus menghadapi Hari Raya Idul Fitri, terutama untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas mudik, Dinas PU Bina Marga akan melakukan pekerjaan rutin pemeliharaan jalan.
Baca Juga: Jamula Berkelanjutan, Indeks Kepuasan Layanan Infrastruktur Lamongan Meningkat
Ada delapan ruas jalan yang sudah rampung dikerjakan yakni ruas Made-Plembon, Tunjungmekar-Sambongpinggir, Mantup-Ayamalas, Mantup-Sambeng, dan Bluluk-Sukorame, terangnya.
Bupati Lamongan, Dr. H. Yuhronur Efendi, MBA meminta agar dilakukan percepatan dan penambahan pemeliharaan rutin di jalan kabupaten sebelum Hari Raya Idul fitri.
Upaya ini harus dilakukan secara kolaboratif, untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Lamongan yang akan mudik ke kampung halaman.
Terima kasih semuanya atas kerja kerasnya, sehingga 78 persen jalan dalam keadaan baik.
Khusus untuk pemeliharaan jelang Lebaran, 20 ruas kalau bisa, supaya pemudik bisa menikmati infrastruktur yang baik selama berlebaran,” ujar Bupati Yes dalam rakor bersama seluruh OPD kemarin.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Yes memuji kinerja seluruh instansi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Salah satunya Dinas Perhubungan Lamongan dalam menyiapkan peningkatan kelancaran dan keselamatan.
Di antaranya melalui pemasangan pos peneduh pada perlintasan sebidang di lima titik, pemasangan banner peringatan pada perlintasan sebidang, pengecekan palang pintu, mengkover keselamatan petugas palang pintu dalam bentuk jaminan BPJS ketenagakerjaan, pemasangan petunjuk jalur alternatif, dan sosialisasi uji kir gratis.
Selain itu, karena cuaca cukup ekstrem dalam beberapa hari ini, Bupati Yes meminta agar memaksimalkan program PU SDA dalam mengantisipasi luapan air hujan yang kerap terjadi di daerah rawan banjir.
Yakni, banjir muara Kali Asinan, Bengawan Jero, perkotaan, dan banjir Semarmendem.
Saya minta seluruh instansi terkait untuk aktif dalam memantau setiap perkembangan prakiraan cuaca untuk melakukan antisipasi,” terang Bupati Yes.
Bupati Yes meminta instansi terkait untuk mengantisipasi lonjakan harga bahan pokok di bulan Ramadan hingga Lebaran nanti.
Tim pengendali inflasi daerah (TPID) Lamongan agar intens melakukan melakukan kontrol terhadap harga bahan pokok dan pasokannya. Data terakhir untuk stok ketersediaan Bulog di Lamongan sekitar 2,4 ribu ton. (rka/ind)
Editor : Anjar D. Pradipta