LAMONGAN, Radar Lamongan - Tanggul Kali Plalangan di Desa Tambakploso, Kecamatan Turi yang jebol beberapa waktu lalu, akan dibangunkan tanggul permanen. Tanggul Kali Plalangan di Desa Tambakploso, Kecamatan Turi yang jebol beberapa waktu lalu, akan dibangunkan tanggul permanen.
Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, Maryadi Utama mengatakan, akan dibangun tanggul permanen untuk mengantisipasi kejadian serupa.
Rencananya bangunan tersebut berdiri antara Desa Tambakploso, Desa Bambang, dan Desa Pomahanjanggan Turi.
Penanganan sementara banjir sungai Plalangan sudah dilakukan.
Dua titik tanggul yang jebol sudah ditutup dan kami koordinasi terus dengan Pemkab, terangnya.
Selain meninjau langsung tanggul yang jebol, nantinya juga akan dilakukan perbaikan permanen di titik tanggu jebol.
Selain itu, dilakukan pembahasan penanganan banjir di daerah aliran sungai (DAS) Semar Mendem akibat back water dari Bengawan Solo.
Tingginya debit sungai Bengawan Solo berdampak di dua kecamatan.
Salah satunya Kecamatan Modo yang meliputi delapan desa, dengan luas lahan pertanian sebanyak 135 hektare (ha).
Serta penanganan banjir di Bengawan Jero, utamanya perbaikan pintu air di Sluis Kuro yang mengalami kebocoran.
Sehingga mengurangi efektivitas operasional pompa banjir.
Saat ini, rencana tersebut dalam tahap koordinasi antara BBWS Solo dan Pemkab Lamongan, untuk menentukan wilayah kewenangan dan besaran anggaran yang akan dikeluarkan.
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi menuturkan, sebelumnya pemerintah daerah telah melakukan penanganan kedaruratan.
Termasuk melakukan penguatan tanggul yang jebol akibat debit air yang tinggi.
Alat berat diopeasikan untuk pengerukan dan pemadatan tanggul, dengan material batu dolomit dan pemasangan bambu di bibir tanggul. Ada tiga titik di wilayah Kecamatan Turi yang kita perbaiki sementara setelah tanggulnya jebol sebelumnya, ujar Bupati Yes. (rka/ind)
Editor : Anjar D. Pradipta