radarlamongan.jawapos.com – Lamongan - KPUK Lamongan baru menyelesaikan satu debat pasangan calon (paslon) bupati – wakil bupati Lamongan.
Kini, lembaga penyelenggara pemilu itu menyiapkan debat kedua.
Ketua Komisioner KPUK Lamongan, Mahrus Ali, mengatakan, debat kedua diagendakan 7 November.
KPUK segera rapat koordinasi internal (1/11) dengan mengundang panelis dan stasiun TV.
‘’Rapat koordinasi internal dengan keamanan dan LO paslon setelah dapat formasi dari rapat internal,’’ ujarnya.
Terkait teknis debatnya, Mahrus memastikan tetap berpasangan.
Calon bupati dan pasangannya maju berdua di atas panggung.
Hanya, sesi debatnya bakal lebih banyak diperuntukkan calon bupati.
‘’Cuma porsi sebagai pelaku debatnya lebih ke pihak calon bupatinya,’’ jelasnya.
‘’Desain dan segmen debat seperti debat ke-1, bedanya di tema besar dan subtemanya,’’ imbuh A Thoriq Hidayatullah, devisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Parmas, dan SDM KPUK Lamongan.
Sementara itu, sortir dan pelipatan masing – masing 1.062.434 surat suara pemilihan bupati dan wakil bupati (pilbup) serta pemilihan gubernur dan wakil gubernur dikerjakan 260 pekerja.
Mahrus Ali, mengatakan, logistik untuk pilkada hampir 90 persen dan berada di gudang.
‘’Melihat apa yang di lapangan, masing - masing pekerja mengerjakan satu dus,’’ katanya.
Sebanyak 1.062.434 lembar surat suara itu dimasukkan 532 dus.
Per dus berisi 2.000 lembar.
Mahrus menargetkan pengerjaan itu maksimal lima hari.
‘’Estimasi 2.000 lembar ini saya memerkirakan enam jam atau tujuh jam selesai,’’ ujarnya.
Mahrus mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan pola proteksi misal pengemasan logistik yang dibungkus tiga plastik berlapis.
‘’Paling tidak punya antisipasi bagaimana berlapis untuk proteksi. Selain itu untuk kotak suara dan bilik suara adalah jenis karton duplek kedap air yang aman,’’ tuturnya.
Terkait logistik yang belum datang, Mahrus mengatakan tinggal di luar kotak.
Dia mencontohkan alat tulis, daftar pasangan calon, salinan DPT.
Box kontainer untuk jenjang rekap tingkatan PPK dan KPU juga belum datang.
‘’Kita juga sudah siap masuk di tahapan setting packing. Sebelum setting packing, saya juga akan melakukan koordinasi dengan internal dan badan ad hoc,’’ katanya. (sip/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma