Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Debat Paslon di Pilkada Lamongan Dibagi Menjadi Enam Segmen 

Anjar Dwi Pradipta • Kamis, 24 Oktober 2024 | 22:46 WIB
PERSIAPAN: Paslon nomor urut satu Ghofur-Firosya dan paslon nomor urut dua Yes – Dirham bakal mengikuti agenda tiga kali debat yang digelar KPUK Lamongan. (Anjar D. Pradipta / Radar Lamongan)
PERSIAPAN: Paslon nomor urut satu Ghofur-Firosya dan paslon nomor urut dua Yes – Dirham bakal mengikuti agenda tiga kali debat yang digelar KPUK Lamongan. (Anjar D. Pradipta / Radar Lamongan)

Radarlamongan.co - KPUK Lamongan melakukan rapat koordinasi (rakor) terkait debat calon bupati (cabup) dan calon wakil bupati (cawabup) Lamongan.

Format debat yang diagendakan Kamis malam (24/10) di Surabaya dirubah. Semula debat perdana bagi cawabup saja, yakni dirubah menjadi debat paslon cabup dan cawabup. 

Panggung debat ini tentunya harus dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh paslon nomor urut satu Abdul Ghofur – Firosya Shalati, serta paslon nomor urut dua Yuhronur Efendi – Dirham Akbar Aksara. 

Komisioner Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM KPUK Lamongan, A. Thoriq Hidayatullah menjelaskan, perubahan ini disesuaikan dengan hasil konsultasi dengan KPU Provinsi Jatim. 

‘’Kedua ada perubahan kesepakatan yang melibatkan paslon agar proses debat publik ini bisa berlangsung maksimal,’’ ujarnya.

Dalam rakor juga dilaksanakan technical meeting KPUK Lamongan bersama LO paslon dan EO debat publik, yang disaksikan oleh Bawaslu Lamongan dan pihak kepolisian.

Hasilnya dituangkan kesepakatan dalam berita acara, yakni tema debat, sub tema, hingga rowndown kegiatan. 

‘’Yang nantinya digelar selama debat berlangsung. Termasuk siapa saja peserta yang bisa hadir dalam kegiatan debat, yang dilakukan di Surabaya,’’ terangnya.

Debat perdana paslon di Pilkada Lamongan terbagi enam segmen. Masing-masing paslon nantinya melakukan pendalaman  terhadap visi misi dan program yang akan direalisasikan.

Selain itu, para paslon bisa saling bertanya satu sama lain.

‘’Dimana juga ada beberapa sub tema agar pertanyaan itu sesuai dengan visi misi, sekaligus terkonsentrasi sesuai dengan tema ‘’Strategi Memajukan Daerah, dalam Rangka Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Kabupaten Lamongan,’’ imbuhnya.

Thoriq, sapaan akrabnya menjelaskan, segmen pertama terkait pembukaan beserta penyampaian visi misi.

Kemudian segmen kedua, cabup memilih sub tema dan nomor kodenya, yang nantinya harus dijawab dan ditanggapi oleh cabup.

Paslon bisa memberikan respon balik atas jawaban atau tanggapan yang telah diberikan oleh paslon yang menjawab.

‘’Segmen tiga, cawabup akan mengambil pertanyaan, kemudian ditanggapi oleh paslon lain, sesuai dengan sub tema dan kode pertanyaan yang telah disiapkan KPU bersama panelis,’’ tuturnya.

Pada segmen empat, pertanyaan disesuaikan dengan sub tema, yakni terdapat lima sub tema. Meliputi pendidikan dan kebudayaan, infrastruktur, ekonomi, kesehatan, dan lingkungan. 

Masing-masing calon melakukan improvisasi terhadap pertanyaan tersebut.

Kemudian ada segmen cabup bertanya kepada cabup lainnya, serta cawabup bertanya dengan cawabup lainnya. 

‘’Segmen enam itu segmen closing statement. Termasuk kita minta ada simbolis dari masing-masing paslon untuk bergandengan tangan dan berkomitmen untuk menjaga setiap tahapan Pilkada agar berjalan lancer, aman, dan tertib,’’ katanya. (sip/ind)

Editor : Anjar D. Pradipta
#Yuhronur Efendi #Dirham Akbar Aksara #Debat Cabup-Cawabup #lamongan #Firosya Shalati #abdul ghofur