radarlamongan.jawapos.com, Lamongan — KPUK Lamongan sudah membuat jadwal untuk debat pasangan calon (paslon) bupati — wakil bupati setempat.
Devisi Sosialiasi Pendidikan Pemilih, Partipasi Masyarakat dan SDM KPU Lamongan, A Thoriq Hidayatullah, mengatakan, debat bakal dilaksanakan tiga kali.
Hal itu sesuai PKPU dan Keputusan KPU.
Yakni 24 Oktober, 7 November, dan 21 November.
"Nanti di situ ada beberapa tema, yang memang juga sudah sesuai dengan regulasi yang ada, sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ujarnya.
Namun, KPUK belum menentukan lokasi debat paslon bupati — wakil bupati.
Thoriq mengatakan, pihaknya bakal berkoodirnasi dengan KPU Jatim dan KPU RI.
Menurut dia, lokasi sebenarnya diutamakan di kabupaten/kota masing — masing.
KPUK bakal melihat terkait kerawanan dan potensi lainnya.
"Sehingga apakah nanti kita gelar di kabupaten sendiri atau nanti kita bawa ke luar kabupaten," ujarnya.
Thoriq menuturkan, sempat muncul usulan debat paslon digelar di studio stasiun televisi di Surabaya.
Kemudian, muncul opsi lain debat digelar di perguruan tinggi.
Juga ada himbauan agar pelaksanaan debat dilaksanakan di kabupaten setempat.
"Itu (opsi — opsi) yang kemudian akan kita plenokan di tingkat pimpinan KPU Kabupaten Lamongan," katanya.
"Tempat sementara di stasiun TV, selanjutnya masih diplenokan kembali," imbuhnya.
Thoriq menjelaskan, dalam debat, nantinya ada tim perumus dan panelis.
Rencananya, tiap debat ada dua tema.
Debat paslon perlu digelar agar mereka yang maju pilkada mensosialisasikan dan menyampaikan visi misi maupun programnya.
"Harapan kita nantinya yang terpilih itu mendapat legitimasi dari masyarakat, angka partisipasi masyarakat juga tinggi," ucapnya. (sip/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma