LAMONGAN, Radar Lamongan - Putra Presiden RI Joko Widodo, Kaesang Pengarep mengunjungi acara rembug bersama tani hutan di Desa Lawak, Kecamatan Ngimbang, Rabu siang (2/10).
Dalam kunjungan tersebut, Ketum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tersebut disambut petani hutan wilayah Kecamatan Modo, Sambeng, dan Ngimbang.
Turut hadir dalam rombongan yakni Ketua DPP PSI Kokok Dirgantoro, Ketua DPW PSI Jatim Aan Rochyanto, Sekjen DPW PSI Jatim Shobikin, dan Ketua DPD PSI Lamongan Ahmad Shandy.
Selain itu, calon bupati (cabup) dan calon wakil bupati (cawabup) Lamongan, H. Abdul Ghofur dan Firosya Shalati (BAGUS), serta ketua relawan kompak Ir. Suhandoyo juga turut mewarnai acara tersebut.
Selanjutnya rombongan bertemu dengan pedagang Pasar Agrobis Babat, serta ditutup dengan acara bersholawat berada di lapangan Desa Bakalanpule, Kecamatan Tikung.
Turut hadir dalam acara ini jajaran ulama, seperti Habib Muhammad Syarif Al-Habsyi dan Habib Musa Bin Syahab dari Majelis Nurul Musthofa.
Kaesang Pangarep mengatakan, dirinya datang ke Lamongan untuk mengunjungi rekan-rekannya dan sekaligus Cabup Lamongan, H. Abdul Ghofur. Sehingga berbagai keluh kesah dari masyarakat sekitar bisa ditampung langsung oleh pasangan BAGUS.
‘’Saya meminta perwakilan dari warga sekitar untuk menyampaikan keluh kesahnya,’’ ucap Kaesang dalam sambutannya.
Politisi berusia 29 tahun tersebut menjelaskan, sejumlah keluhan disampaikan, salah satunya warga meminta jalan bagus.
Selain itu, permasalahan pengairan di hutan agar nantinya bisa dibuatkan sumur bor. Warga juga minta agar ketersediaan pupuk subsidi dipermudah. Tentunya semua ini merupakan program dari pasangan BAGUS.
‘’Lamongan jalannya rusak dan jelek, saya kira Pak Ghofur ini memang melakukan fitnah, karena jalannya bukan jelek, tapi jelek banget,’’ ujar Kaesang.
Menanggapi pernyataan Kaesang, H. Abdul Ghofur menyatakan siap memimpin Lamongan. Fokus utamanya adalah pembenahan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan petani, nelayan, serta pedagang.
‘’Visi-misi utama kami akan berfokus pada semua lini, khususnya adalah kemaslahatan petani, nelayan, pedagang, serta pembenahan infrastruktur agar bisa dinikmati publik,” imbuhnya.
Senada, Firosya Shalati menuturkan, sebagai representasi anak muda dan penyambung lidah generasi milenial, pengembangan sektor pendidikan juga menjadi poin yang harus segera dilaksanakan.
‘’Sejalan dengan tujuan presiden terpilih (Prabowo Subianto), peningkatan sektor pendidikan akan menjadi agenda utama kami. Generasi muda Lamongan harus berprestasi dan berdikari,” katanya. (mal/ind)
Editor : Anjar D. Pradipta