LAMONGAN, Radar Lamongan – ‘’Beri aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia’’.
Ungkapan Presiden RI, Ir. Soekarno tersebut menunjukkan jika pemuda memiliki peran yang sangat vital dalam kemajuan sebuah bangsa.
Termasuk di dalam roda Pemerintahan Kabupaten Lamongan, dibutuhkan pemuda potensial untuk memberikan ide dan gagasan segar.
Sosok tersebut melekat pada diri Dirham Akbar Aksara, ST, B.Eng, M.Sc. Milenial kelahiran 2 Oktober 1995 ini memiliki tekad besar, untuk memberikan sumbangsi bagi kemajuan tanah kelahirannya, Kabupaten Lamongan tercinta.
‘’Pesan saya kepada generasi muda, baliko nang Lamongan (kembalilah ke Lamongan, Red), bangun Lamongan bersama-sama, karena Lamongan ini potensial,’’ ucap Dirham, sapaan akrabnya.
Namun, Dirham merasa masih perlu belajar bersama sosok yang sudah berpengalaman di birokrasi Lamongan, yakni Yuhronur Efendi.
Seperti diketahui, Pak Yes, sapaan akrabnya mengabdi di Pemkab Lamongan selama 34 tahun, hingga dipercaya menjadi Bupati Lamongan periode 2020 – 2025.
Kedepan, bakal calon bupati (bacabup) Lamongan, Yuhronur dan Dirham mendampingi sebagai bacawabup, merupakan kombinasi sempurna dalam mewujudkan kejayaan Lamongan berkelanjutan.
Bukan tanpa alasan Pak Yes menggandeng milenial berusia 29 tahun tersebut. Sebab, Dirham merupakan paket komplit dari sebuah pemuda di Kota Soto, yang merupakan akademisi dan entrepreneur sukses.
Setelah lulus dari SMA Negeri 5 Surabaya, Dirham menuntaskan pendidikan sarjana teknik di Institut Sepuluh November (ITS).
Putra kandung mantan Pj. Bupati Lamongan dan Pj. Sekdaprov Jatim, Dr. Ir. Wahid Wahyudi, M.T tersebut selalu bersemangat meng-upgrade diri.
Selanjutnya, Dirham meraih gelar bachelor of engineering dari Hochschule Wismar di Jerman.
Dirham lalu mengenyam pendidikan S2 di bidang bisnis maritim dan logistik di luar negeri. Membanggakan, Dirham mampu meraih gelar master of science dari Erasmus University Rotterdam di Belanda.
‘’Tidak apa-apa sebenarnya ingin belajar jauh-jauh, mau bekerja sambil belajar jauh-jauh, pada akhirnya saya harapkan kembali ke Lamongan, semua untuk membangun Lamongan bersama-sama,’’ ungkap Dirham. (sip/ind)
Editor : Anjar D. Pradipta