LAMONGAN, Radar Lamongan — Petugas pemutakhiran data pemilih (pantarlih) untuk pilkada 2024 kemarin (24/6) dilantik.
Ketua Komisioner KPUK Lamongan, Mahrus Ali, mengatakan, setelah dilantik, 4.027 pantarlih mendapatkan bimbingan teknis sebelum terjun ke lapangan untuk pelaksanaan pencocokan dan penelitian (coklit).
"Hari ini (kemarin, Red) kita melaksanakan serentak coklit tersebut, guna memecahkan rekor MURI pencoklitan satu juta Se-Jawa Timur," katanya.
Baca Juga: Fokus JLU Lamongan, Median Jalan Nasional Kian Sejajar Dengan Aspal Belum Diprogramkan Peninggian
Per pantarlih kemarin melaksanakan pencoklitan 10 orang yang dikoneksikan dengan aplikasinya.
Masa kerja pantarlih berakhir 25 Juli 2024.
"Masa Kerja pantarlih ini satu bulan," ucapnya.
Baca Juga: Bermain Gobak Sodor
Mahrus berpesan, pantarlih melaksanakan tugas secara teliti, cermat, dan sesuai ketentuan yang ada.
"Dan menjamin dari semua yang punya hak pilih itu terdata dan dapat menyalurkan hak pilihnya," ucap Mahrus.
Devisi Sosialiasi Pendidikan Pemilih, Partipasi Masyarakat dan SDM, KPU Lamongan, A. Thoriq Hidayatullah, mengajak seluruh masyarakat Lamongan untuk mensukseskan pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati di 2024 ini dengan berpartisipasi dalam tahapan pencocokan dan penelitian, pemutakhiran, dan penyusunan daftar pemilih.
"Semoga kita bisa lebih baik, sukses memecahkan Rekor MURI gebyar coklit sejuta pemilih," harapnya.
"Keberadaan dan peran pantarlih menjadi sangat stratagis. Sebab, kinerja pantarlih akan berpengaruh pada akurasi, kemutakhiran dan kualitas daftar pemilih," imbuhnya. (sip/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma