Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Sebanyak 4.027 petugas pemutakhiran data pemilih (Pantarlih) Pilkada 2024 di Lamongan Dilantik, Diminta Lakukan Coklit dengan Cermat

Anjar Dwi Pradipta • Selasa, 25 Juni 2024 | 01:06 WIB
Tumpukan stiker coklit pemutakhiran data pemilih yang akan disebar oleh pantarlih, untuk mengetahui secara detail dari pemilih yang memiliki hak pada Pilkada mendatang. (Ahmad Asip A / Rdrlmg)
Tumpukan stiker coklit pemutakhiran data pemilih yang akan disebar oleh pantarlih, untuk mengetahui secara detail dari pemilih yang memiliki hak pada Pilkada mendatang. (Ahmad Asip A / Rdrlmg)

LAMONGAN, Radar Lamongan - Sebanyak 4.027 petugas pemutakhiran data pemilih (Pantarlih) Pilkada 2024 dilantik secara serentak di balai desa atau kelurahan pada masing-masing wilayah, hari ini (24/6).

Komisioner Divisi Sosialiasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM KPUK Lamongan, A. Thoriq Hidayatullah menjelaskan,

tugas pantarlih yakni membantu KPU kabupaten, PPK, dan PPS dalam menyusun daftar pemilih dan pemutakhiran data pemilih.

Selain itu, pantarlih melaksanakan pencocokan dan penelitian data pemilih, serta memberikan tanda bukti terdaftar kepada pemilih.

‘’Menyampaikan hasil pencocokan dan penelitian kepada PPS,’’ terang Thoriq, sapaan akrabnya kepada Jawa Pos Radar Lamongan.

Sehingga, pantarlih memiliki peran yang sangat penting.

Untuk itu, seluruhnya harus mampu menjalankan tugas dan kewajiban dengan baik, sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

‘’Kami juga berharap pantarlih bisa melakukan coklit dengan cermat, memahami kebutuhan, dan benar-benar mengenali wilayahnya.

Sehingga nantinya mampu menghasilkan data pemilih yang berkualitas dan valid,’’ tutur Thoriq.

Ketua Komisioner KPUK Lamongan, Mahrus Ali mengatakan, untuk jumlah TPS Pilkada sebanyak 2.067 TPS, yakni maksimal 600 pemilih tiap TPS.

Jika pemilih dalam satu TPS lebih dari 400 pemilih, maka terdapat dua pantarlih.

Sedangkan jika dalam satu TPS di bawah 400 pemilih maka hanya satu pantarlih.

Mahrus menambahkan, saat ini memasuki tahapan pemutakhiran data pemilih Pilkada 2024,

sebelum memasuki tahapan pencalonan dan juga pungut hitung. Sehingga, setelah pantarlih dilantik langsung dilaksanakan coklit.

‘’Oleh karena itu pemilih kita data melalui tahapan pemutakhiran data pemilih, dengan menerjunkan tenaga (pantarlih, Red) yang langsung door to door (dari rumah ke rumah),’’ ucap Mahrus.

‘’Tujuannya untuk mengetahui secara detail dari pemilih memiliki hak pada Pilkada.

Sehingga pada waktunya nanti, kita akan lebih meminimalisir terkait ketidaksesuaian data pemilih,’’ sambungnya. ip/ind)

 

 

 

Editor : Anjar D. Pradipta
#kpuk lamongan #pilkada 2024 #lamongan #pantarlih