LAMONGAN, Radar Lamongan – Banyak tempat yang bisa didatangi untuk melakukan ritual tapa pada peringatan 1 Suro.
Salah satu tempat yang paling banyak dikunjungi pertapa berada di Desa Rahtawu, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus.
Terdapat tujuh petilasan yang sering dijadikan tempat ritual.
Yakni, pertapaan Eyang Sakri, Eyang Abiyoso, Eyang Lokojoyo, dan Eyang Janggring Saloko. Kemudian, Eyang Pandhu Dewanata dan Sanghyang Wenang.
Sebenarnya, di Desa Rahtawu totalnya ada 68 petilasan yang sudah terdaftar.
Saat peringatan Suro, puluhan ribu orang bisa datang ke desa ini.
Mereka tidak hanya berasal dari warga kabupaten setempat.
Juga pertapa datang dari berbagai wilayah di Jawa Tengah, seperti Pati, Solo, Semarang, dan Kendal.
Bahkan luar Jawa seperti Palembang, Pontianak, dan Medan juga memilih petilasan di Desa Rahtawu untuk bertapa.
Kepala Desa Rahtawu Rasmadi Didik Ariyadi mengatakan, pengunjung sudah berdatangan sejak H-3 bulan Muharram atau Suro.
Puncak keramaian pengunjung terjadi saat bertepatan penanggalan tahun Saka atau Aboge.
Mereka bertapa, mengharapkan keberkahan dalam tradisi Satu Suro.
”Biasanya mereka berkumpul pada jam 12 malam untuk melakukan ritual dengan mengharapkan keberkahan dan membuang kesialan,” katanya seperti dilansir Radar Kudus.
”Prediksi kami ada 30 ribu pertapa dalam tradisi Satu Suro ini,” imbuhnya.
Juru Pelihara Pertapaan Eyang Sakri Sukriyanto menjelaskan, dalam tradisi Satu Suro, para pertapa melakukan kegiatan topo kungkum atau bertapa berendam.
Bertapa seperti ini dilakukan di Sendang Soko.
‘’Tujuannya meminta kesehatan.
Sedangkan air yang dibawa pulang untuk musahadah ke anak cucu, usaha, dibebaskan dari fitnah, dan kesialan,” jelasnya.
Ngatno, 62, pertapa asal Blora, mengaku melakukan ritual Satu Suro sejak masih duduk di bangku SD.
Dia tidak pernah absen untuk datang ke Desa Rahtawu saat Suro.
Beberapa petilasan yang didatanginya di antaranya Eyang Sakri dan Eyang Narodo.
”Saya datang ke Pertapaan Eyang Sakri bersama dengan keluarga.
Ada delapan orang,” jelasnya. (*)
Editor : Arya Nata Kesuma