Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Sebulan Lebih KMN Entok Hilang Kontak, Penyisiran di Perairan Belum Membuahkan Hasil

M. Gamal Ayatollah • Senin, 13 Juli 2026 | 21:10 WIB
Petugas Satpolairud Polres Lamongan intens melakukan pencarian KMN Entok yang hilang kontak lebih dari satu bulan. (ISTIMEWA RADAR LAMONGAN)
Petugas Satpolairud Polres Lamongan intens melakukan pencarian KMN Entok yang hilang kontak lebih dari satu bulan. (ISTIMEWA RADAR LAMONGAN)

​LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO – Upaya pencarian Kapal Motor Nelayan (KMN) Entok yang hilang kontak sejak beberapa pekan lalu terus digencarkan.

Selain mendirikan posko terpadu sebagai pusat koordinasi, Satpolairud Polres Lamongan juga menerjunkan personel untuk menyisir perairan laut yang disinyalir sebagai destinasi menangkap ikan.

Baca Juga: Enam Bulan, Nelayan Lamongan Tangkap 27 Ribu Ton Ikan

​Kapal berbobot 60 gross tonage (GT) tersebut dinakhodai oleh Siswanto, 45, warga Kelurahan Blimbing, Kecamatan Paciran.

Kapal tersebut membawa 19 anak buah kapal (ABK) yang seluruhnya juga berasal dari Kelurahan Blimbing. Hingga saat ini, keberadaan kapal beserta seluruh kru belum diketahui.

​Kasat Polairud Polres Lamongan AKP Guntur menjelaskan, selain membuka posko terpadu bersama instansi terkait, anggotanya rutin melakukan penyisiran di wilayah perairan Lamongan. Koordinasi dengan nelayan lain juga terus berjalan.

‘’Sampai saat ini, kami terus melakukan pencarian di lautan,’’ ujar Guntur kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (12/7).

Baca Juga: Jadi Ketua IGTKI Sukorame, Sunarmi Tekankan Sabar dan Ikhlas Didik Anak Usia Dini

​Setiap kapal yang melintas di perairan Jawa Timur dan Lamongan langsung diberi arahan terkait hilangnya KMN Entok.

Petugas juga membagikan selebaran berisi foto dan ciri-ciri kapal kepada kapal-kapal besar yang melintas. Jika melihat keberadaan kapal tersebut, mereka diminta segera memberikan pertolongan dan melapor ke petugas.

‘’Kami terus bekerja sama dengan Polairud Polda Jatim serta Polairud Kepulauan Bangkalan, Sumenep, Sampang, dan Kangean,’’ imbuhnya.

​Guntur mengimbau kepada para nelayan dan kapal yang beraktivitas di sekitar perairan Kangean, Masalembu, Bawean, maupun wilayah sekitarnya untuk segera melaporkan ke petugas jika memperoleh informasi sekecil apa pun terkait KMN Entok.

​Seperti diberitakan sebelumnya, kapal nelayan ini berangkat mencari ikan ke wilayah perairan Sumenep sejak Rabu (3/6) lalu.

Hingga kini, sudah sekitar 39 hari kapal tersebut belum kembali ke Lamongan. Padahal biasanya, KMN Entok hanya melaut maksimal selama 18 hari sebelum bersandar lagi di Lamongan. (mal/ind)

Editor : Indra Gunawan
#Nelayan Lamongan #kapal motor