Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Enam Bulan, Nelayan Lamongan Tangkap 27 Ribu Ton Ikan

Ahmad Asif Alafi • Senin, 13 Juli 2026 | 21:04 WIB
Hasil produksi perikanan tangkap pada semester pertama tahun ini belum mampu memenuhi target. (AHMAD ASIP/RADAR LAMONGAN)
Hasil produksi perikanan tangkap pada semester pertama tahun ini belum mampu memenuhi target. (AHMAD ASIP/RADAR LAMONGAN)

LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO - Produksi perikanan tangkap laut di Kabupaten Lamongan hingga pertengahan tahun masih belum mencapai separo dari target tahunan.

Dinas Perikanan Lamongan mendata, produksi selama Januari hingga Juni 2026 sekitar 27.477 ton, yakni terealisasi 33,73 persen dari target tahun ini sebesar 81.475 ton.

Baca Juga: Jadi Ketua IGTKI Sukorame, Sunarmi Tekankan Sabar dan Ikhlas Didik Anak Usia Dini

Sekretaris Dinas Perikanan Lamongan Margono Jaya Putra mengatakan, belum optimalnya capaian produksi dipengaruhi dua faktor utama.

‘’Cuaca yang kurang bersahabat dan adanya operasi terkait kelengkapan izin kapal,’’ ucap Margono.

Meski begitu, pihaknya optimistis produksi akan meningkat pada semester kedua.

Sebab, memasuki Juli hingga Oktober merupakan puncak musim tangkapan ikan di perairan Lamongan.

‘’Kami berharap pada Juli sampai Oktober capaian produksi perikanan tangkap meningkat. Kami juga terus melakukan koordinasi dengan Satpolairud dan PSDKP, agar dapat membantu nelayan dalam melengkapi dokumen perizinan kapal,’’ katanya.

Baca Juga: Kalah di Banding, Pembunuh Tiara Angelina, Warga Lamongan Kota, Ajukan Kasasi

Saat ini, lanjut Margono, nelayan di kawasan Brondong mulai memasuki musim ikan campuran, dengan berbagai jenis ikan yang berhasil ditangkap.

Di sejumlah tempat pelelangan ikan (TPI) skala kecil seperti Lohgung, Labuhan, Kranji, dan Weru, hasil tangkapan didominasi ikan petek, kembung, golok, tongkol, serta sebagian cumi-cumi.

Menurut Margono, berdasarkan pola musim tahunan, hasil tangkapan nelayan biasanya mulai meningkat pada Juli dan mencapai puncaknya hingga Oktober.

Pada periode tersebut, produksi bahkan berpotensi meningkat hingga dua kali lipat dibandingkan bulan-bulan sebelumnya.

‘’Bulan Juli sampai dengan Oktober biasanya siklus musim tahunan dengan hasil tangkapan biasanya dua kali lipat,’’ pungkasnya. (sip/ind)

Editor : Indra Gunawan
perikanan laut lamongan