LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO - Sudah hampir sebulan kapal motor nelayan Kapal Motor Nelayan (KMN) KMN Entok hilang kontak.
Kapal berbobot 60 GT yang dinakhodai Siswanto, 45, warga Kelurahan Blimbing, Kecamatan Paciran tersebut tak ketahuan rimbanya, sejak berangkat melaut awal Juni lalu.
Kapal tersebut membawa 19 anak buah kapal (ABK) yang seluruhnya juga berasal dari Kelurahan Blimbing.
Ketua Rukun Nelayan Blimbing, Nur Wakhid membenarkan kabar tersebut. Pihaknya bahkan sudah mendampingi pemilik kapal untuk melapor ke aparat kepolisian.
‘’Memang benar, mas. Kemarin saya bersama pemilik kapal ke kantor Polairud Polres Lamongan,’’ terang Nur Wakhid.
Wakhid menjelaskan, KMN Entok berangkat mencari ikan ke wilayah perairan Sumenep sejak Rabu (3/6) lalu.
Baca Juga: Askab PSSI Lamongan Sambut Positif Tambahan Pemain Regulasi U-21 Liga Championship 2026/2027
Hingga kini, terhitung sudah sekitar 29 hari kapal tersebut belum kembali ke Lamongan. Padahal, estimasi melaut kapal tersebut biasanya jauh lebih pendek.
‘’Biasanya paling lama sampai Lamongan lagi itu 18 hari. Namun, sekarang sudah satu bulan belum juga sampai,’’ ungkapnya cemas.
Dikonfirmasi terpisah, Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid menjelaskan, pihak kepolisian telah menerima laporan resmi terkait kapal yang tak kunjung pulang dan hilang kontak.
Berdasarkan laporan, KMN Entok yang dinakhodai Siswanto bersama 19 ABK bertolak dari Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Brondong menuju Perairan Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep. Namun, hingga detik ini komunikasi terputus total.
‘’Kini Kasatpolairud Lamongan telah berkoordinasi dengan Satpolairud Polres Sumenep, guna melakukan upaya pencarian dan pemantauan terhadap keberadaan KMN Entok beserta seluruh awak kapal,’’ jelas Hamzaid.
Tak hanya itu, kepolisian juga mengambil langkah cepat dengan menjalin koordinasi bersama seluruh instansi maritim, terkait untuk mengoptimalkan pencarian.
Baca Juga: Kasus Ganjal ATM di Halaman Disdik Lamongan, Penahanan Tersangka Diperpanjang
Petugas juga menyebarkan imbauan kepada seluruh nelayan maupun kapal-kapal lain yang kebetulan melintas di sekitar Perairan Kangean.
‘’Bilamana mengetahui atau melihat keberadaan KMN Entok, diharapkan segera menghubungi petugas. Semoga seluruh awak kapal dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat,’’ pungkasnya. (mal/ind)
Editor : Indra Gunawan