LAMONGAN, Radarlamongan.co - Petugas kepolisian masih menyelidiki Kebakaran Tug Boat Roselyne 08 dan kapal tanker MT Ronggolawe di perairan laut Paciran, Kamis pagi (13/3). Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid mengatakan, penanganan perkara seluruhnya telah diambil alih Ditpolairud Polda Jatim.
‘’Sehinga Satpolairud Polres Lamongan hanya melakukan back-up pencarian,’’ tutur Hamzaid.
Hamzaid memastikan, tiga anak buah kapal (ABK) kapal tanker MT Ronggolawe sudah dikebumikan oleh keluarga masing-masing.
Meliputi Dwi Nugrahadi, 29, asal Desa Simbarejo, Kecamatan Selomerto, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah; Aldi Sismedi, 52, asal Desa Yosowilangun Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik; serta Suhirmanto, 50, asal Desa Wuluh, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang.
‘’Pengambilan jenazah Jumat sore oleh keluarga masing-masing untuk dimakamkan,’’ terangnya.
Diberitakan sebelumnya, terdapat 21 korban kebakaran dua kapal tersebut. Meliputi 11 ABK di kapal tanker MT Ronggolawe. Dengan rincian 3 ABK meninggal, 5 ABK luka ringan, dan 3 ABK luka serius.
Dua korban masih dirawat di RS dr Suyudi bernama Rofik Rizki dan Prasetyo. Sedangkan, satu korban bernama M Yudi Irawan dirujuk ke RSUD dr Soetomo Surabaya karena mengalami luka bakar yang cukup serius.
Sementara itu, terdapat 10 ABK di Tug Boat Roselyne 08.
Dengan rincian 9 ABK ditemukan, dan 1 ABK belum ditemukan bernama Irfan Dwi Isnandar asal Cilacap, Jawa Barat.
‘’Sampai saat ini masih dilakukan pencarian oleh Tim Sar Polairud Polres Lamongan, Ditpolairud Polda Jatim, serta tim yang lainnya,’’ terang Hamzaid. (mal/ind)