LAMONGAN, Radarlamongan.co – Dua kapal, Tug Boat Roselyne 08 dan kapal tanker MT Ronggolawe berkapasitas 300 gross tonage (GT) mengalami kebakaran di perairan laut Paciran, Kamis pagi (13/3) sekitar pukul 06.17 WIB.
Tiga orang ditemukan meninggal dalam insiden tersebut, belasan orang mengalami luka bakar, dan satu orang masih dinyatakan hilang.
Informasi yang dihimpun wartawan koran ini, sempat terdengar dua kali ledakan yang diduga dari mesin kapal. Lokasinya masih berada di wilayah laut Desa Kemantren, Kecamatan Paciran, yakni tak jauh dari dermaga Lamongan Integrated Shorebase (LIS).
Kapolres Lamongan, AKBP Bobby A. Condroputra menjelaskan, kebakaran diduga akibat korsleting listrik dari kapal tanker MT Ronggolawe, yang menyebabkan ledakan di mesin kapal hingga menjalar ke Tug Boat Rosalyn 08.
''Memang kebakaran tersebut diduga dari Kapal Rongogolawe dan korsleting listrik, dimana kapal tersebut memuat BBM,'' ungkap AKBP Bobby saat ditemui di Mapolres Lamongan.
Dua kapal tersebut memuat 21 anak buah kapal (ABK). Sebanyak 10 ABK di Tug Boat Roselyne 08, dengan rincian 9 ABK ditemukan dan 1 ABK belum ditemukan.
Sedangkan di kapal tanker MT Ronggolawe terdapat 11 ABK. Dengan rincian 3 ABK meninggal dan 3 ABK luka serius masih dirawat di RS dr. Suyudi Paciran.
Baru dua ABK meninggal yang teridentifikasi identitasnya, yakni Dwi Nugrahadi, 29, asal Desa Simbarejo, Kecamatan Selomerto, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah dan Aldi Sismedi, 52, asal Desa Yosowilangun, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik.
Hingga berita ini ditulis, 1 ABK meninggal belum diketahui identitasnya.
Sehingga total sebanyak 20 ABK dari dua kapal tersebut telah dievakuasi.
''Sampai saat ini masih dilakukan pemadaman oleh Satpolairud Polres Lamongan dan security PT Lamongan Integrated Shorobase,'' terangnya.
Pihaknya mengucapkan turut berduka cita dan turut perihatin adanya anak buah kapal (ABK) menjadi korban kebakaran.
''Semoga keluarga diberikan ketabahan dan yang selamat cepat diberikan kesembuhan,'' ucapnya.
Hingga kini Polres Lamongan belum mengetahui jumlah kerugian akibat insiden tersebut. Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid mengimbau agar kapal yang melintas di TKP meningkatkan kewaspadaan, guna menghindari potensi insiden serupa.
‘’Sampai saat ini proses investigasi terus dilakukan untuk memastikan faktor pemicu kejadian serta dampak yang ditimbulkan,’’ tandasnya. (mal/ind)
Editor : Anjar D. Pradipta