KMP Drajat Jalur Luar Jawa, Angkutan Laut Paciran — Bawean tak Terpengaruh Gempa
LAMONGAN, Radar Lamongan - Kapal Motor Penumpang (KMP) Drajat ramai penumpang selama libur lebaran.
KMP Drajat melayani rute Pelabuhan Paciran - Pelabuhan Bahaur Kecamatan Kamayan Kuala, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah dan Paciran — Garongkong, Sulawesi Selatan.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Lamongan Heruwidi, menjelaskan, dari hasil koordinasi dengan petugas di lapangan, ada tiga kali penyeberangan selama satu minggu untuk mengangkut pemudik dari Bahaur ke Paciran.
Jika penumpang dan kendaraan menumpuk, maka bisa ditambah jadwal pemberangkatannya.
Heruwidi menuturkan, peminat mudik menggunakan jalur laut masih tinggi.
Mereka yang berada di luar Jawa hendak ke Lamongan biasanya membawa banyak barang.
“Kalau dari luar Jawa biasanya memilih pakai jalur laut karena bawa kendaraan,” jelasnya.
Menurut dia, rute ke Garongkong, Sulawesi Selatan tergolong baru.
Namun, peminatnya sudah banyak.
Setiap minggunya, ada satu kali pemberangkatan.
Pengaturan jadwal keberangkatan maupun tiba menjadi kewenangan provinsi.
Dishub kabupaten hanya membantu koordinasi.
Heruwidi bersyukur penyeberangan ramai.
Minimal, kondisi tersebut akan mendongkrak ekonomi warga setempat.
“Kalau pelabuhannya ramai, transportasi di sekitar pelabuhan juga ikut ramai dan penjual di sana mendapatkan rezeki juga,” terangnya.
Masa angkutan lebaran, 3 - 18 April.
Keputusan itu berdasarkan proyeksi mobilisasi pemudik yang lebih banyak tahun ini.
Terkait gempa yang terjadi beberapa waktu lalu di wilayah Bawean, Gresik, Heruwidi memastikan tidak memengaruhi jumlah pemudik yang ingin pulang.
Penyeberangan dari Bawean ke Lamongan selama lebaran dilakukan setiap hari karena tingginya penumpang dan menumpuknya kendaraan. “Alhamdulillah tidak berdampak signifikan dan semoga lancar semua,” harapnya. (rka/yan)
Bahkan penyebrangan yang terjadwal sejak satu minggu sebelum dan sesudah lebaran setidaknya ada tiga kali jadwal penyebrangan.
Editor : Arya Nata Kesuma