radarlamongan.co – jawaposradarlamongan – Abdul Manan, 70, asal Desa Kranji, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, pernah tinggal di salah satu panti asuhan di Pandaan.
Entah bagaimana ceritanya, manula asal pantura Lamongan itu akhirnya ditemukan di pinggir sungai Dusun Wonosalam, Desa Candiwates, Prigen, Pasuruan, dalam keadaan tak bernyawa.
Sebelumnya, polisi tidak langsung mengungkap identitas jasad yang ditemukan Jumat (13/6) tersebut.
"Memang sempat belum diketahui identitasnya, jenis kelaminnya laki-laki. Kini, identitasnya sudah terungkap dan ternyata orang Paciran, Lamongan," kata Kanitreskrim Polsek Prigen, Ipda Djoko Yulianto, seperti dilansir Radar Bromo.
Setelah penemuan jasad tersebut, mayat korban dibawa ke RS Bhayangkara, Porong.
Kini, jasad korban sudah diambil oleh perangkat desa setempat.
“Selama ini hidup atau tinggal sebatang kara atau sendirian. Selain itu korban juga sudah pikun,” imbuhnya.
Djoko tidak mengetahui secara pasti sejak kapan korban pergi dari Lamongan ke Prigen.
Termasuk bagaimana perjalanannya dan kendaraan yang ditumpangi.
‘’Selama ini informasi kami dapatkan, memang seringkali keluar rumah dan keliling," ujarnya.
Warga menemukan jasad korban dalam posisi terlentang diatas bebatuan.
Korban sudah dalam keadaan telanjang.
Penyebab kematian korban diduga terpeleset karena visum luar teridentifikasi luka karena jatuh dari tanggul sungai dan mau mandi. (*)
Editor : Arya Nata Kesuma