radarlamongan.co - jawaposradarlamongan - Tim dari Pemkab Lamongan sudah mengambil sampel cairan dari sumur hasil pengeboran warga di Desa/Kecamatan Ngimbang yang berbau gas.
Asisten Prekonomian dan Pembangunan Lamongan, Edy Yunan Achmadi, mengatakan, timnya sudah mendatangi lokasi sumur pengeboran milik M Eko, 46, asal Desa Ngimbang tersebut.
''Sampel cairan sudah dibawa oleh tim hari ini (kemarin, Red). Dilakukan pengecekan ke provinsi lebih dulu,’’ ucapnya.
Selanjutnya, menurut Yunan, Dinas ESDM Pemprov Jatim yang melakukan pengecekan uji laboratorium.
Hingga Jumat (23/5), hasil uji laboratorium cairan itu belum diumumkan.
‘’Saya harap bersabar terlebih dahulu, menunggu hasilnya,’’ imbuhnya.
Seperti diberitakan, sejak 8 Mei, M Eko, menyewa orang untuk mencari sumber air.
Titik pencarian sumber air diputuskan di belakang rumahnya.
Hingga beberapa hari, belum ditemukan air sesuai keinginan.
Senin (19/5), tiba - tiba air keluar dan tercium bau gas dari titik gali sumur sedalam 73 meter.
Kejadian itu dilaporkan ke pihak terkait.
Polisi kemudian memasang garis polisi, pita kuning (20/5).
Hingga kemarin, garis polisi itu belum dilepas. (mal/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma