Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Ngebor Sumur Air 73 Meter, Muncul Bau Gas, Edy Yunan: Coba Saya Cek ke Lapangan

M. Gamal Ayatollah • Kamis, 22 Mei 2025 | 23:46 WIB
DIBERI POLICE LINE: Lokasi pengeboran sumur di Desa/Kecamatan Ngimbang yang mengeluarkan bau gas. (IST/RDR.LMG)
DIBERI POLICE LINE: Lokasi pengeboran sumur di Desa/Kecamatan Ngimbang yang mengeluarkan bau gas. (IST/RDR.LMG)

NGIMBANG, Radar Lamongan - Sejak 8 Mei, M Eko, 46, asal Desa/Kecamatan Ngimbang menyewa orang untuk mencari sumber air.

Titik pencarian sumber air diputuskan di belakang rumahnya.

Tukang gali sumur yang disewa, melakukan pengeboran sumur di titik tersebut.

Hingga beberapa hari, belum ditemukan air sesuai keinginan. 

Senin (19/5), tiba - tiba air keluar dan tercium bau gas dari titik gali sumur.

Pekerja pun tidak berani melanjutkan pekerjaannya.

Warga yang mengetahui kejadian itu melaporkan ke pemerintah desa setempat.

Hingga akhirnya, polisi datang dan memasang garis polisi, pita kuning (20/5).

Area pengeboran air sumur dilokalisasi. 

‘’Pengeboran air dengan kedalaman kurang lebih 73 meter hingga berbau gas tersebut,’’ kata Camat Ngimbang, Bambang Purnomo.

Dia mengaku sudah melaporkan kejadian itu ke Pemkab Lamongan.

Hingga Rabu (21/5) belum diketahui gas itu sumber asli atau lokasi sumur yang tercemar.

''Menunggu dari tim kabupaten dulu,'' imbuhnya.

Dikonfirmasi terpisah, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Lamongan, Edy Yunan Achmadi, mengatakan belum ada laporan yang masuk terkait pengeboran sumur air yang berbau gas.

''Coba saya cek ke lapangan,'' katanya kemarin petang.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda Hamzaid, mengatakan, police line dipasang untuk mengantisipasi  hal - hal yang tak diinginkan. (mal/yan)

Editor : Arya Nata Kesuma
#pengeboran sumur #lamongan #Berbau Gas #Pemkab Lamongan #polres lamongan #sumber air