radarlamongan.co - jawaposradarlamongan - Shohibul Roziqin, 24, asal Desa Sukobendu, Kecamatan Mantup, saat meninggalkan motornya Scoopy di atas Jembatan Cincin lama di Kelurahan Banaran, Kecamatan Babat (27/2), memakai jaket lengan panjang, celana jins panjang, dan bersepatu.
Saat ditemukan tewas mengambang di tambak Lawean dekat muara Bengawan Solo, Desa Pangkah Wetan, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik Senin (3/3) sore, dia masih mengenakan perlengkapan tubuh tersebut.
Mayat Shohib ditemukan nelayan di Desa Pangkah Wetan, Kecamatan Ujungpangkah.
Menurut Kapolsek Ujungpangkah, Iptu Suwito Saputro, sekitar pukul 16.30, saksi yang sedang mencari ikan menemukan mayat mengapung di muara sungai Bengawan Solo.
Saksi kemudian menghubungi tim SAR.
Selanjutnya, petugas mengevakuasi jenasah tersebut.
''Pukul 17.00 WIB tim SAR melakukan evakuasi dan membawa jenazah ke TPI Desa Pangkah Wetan," ujarnya Senin (3/3), seperti dilansir Radar Gresik.
Iptu Suwito memastikan identitas korban bernama Shohibul Roziqin, 34, asal Dusun Ngembet, Desa Sukobendu, Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan.
''Jenazah sudah dievakuasi dan dibawa ke RSUD Ibnu Sina untuk dilakukan otopsi," jelasnya.
''Anggota kami sempat melakukan pemeriksaan awal pada jenazah dan tidak ditemukan adanya luka akibat kekerasan," tuturnya.
Kapolsek Babat, Kompol Chakim Amrullah, membenarkan penemuan mayat di Gresik sesuai identitas pengendara motor yang meninggalkan Scoopy di jembatan Cincim lama Babat.
‘’Memang benar, korban telah ditemukan berada di wilayah Gresik dengan posisi mengapung dan meninggal dunia,’’ katanya.
Menurut dia, setelah mendapatkan informasi adanya penemuan korban yang mengapung, anggotanya bersama keluarga korban menuju Gresik.
Pihak keluarga, kata Kapolsek, membenarkan pakaian yang dikenakan korban saat pergi dari rumah.
‘’Keluarga telah menerima adanya kejadian tersebut,’’ jelasnya
Seperti diberitakan, jok motor Scoopy S 2887 JAV yang terparkir di atas Jembatan Cincin lama di Kelurahan Banaran, Kecamatan Babat, dibiarkan tak terkunci.
Di dalamnya terdapat dompet, fotokopi KTP, handphone, dan selembar surat.
Isi jok itu menjadi petunjuk warga sekitar untuk mengetahui identitas pengendara motor tersebut.
Yakni, Shohibul Roziqin, 24, asal Desa Sukobendu, Kecamatan Mantup.
‘’Surat tersebut intinya siapa yang menemukan sepeda motor tersebut agar dikembalikan, dengan diberikan alamat rumahnya,’’ jelas Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M Hamzaid.
Sementara chat WhatsApp ada yang berisi permintaan maaf pemilik HP kepada seseorang yang diduga mantan kekasihnya.
Tulisan pesan WA di hp itu beredar di media sosial (medsos).
Juga, foto Shohib bersama seorang perempuan yang diduga mantan kekasihnya.
Warganet pun menduga Shohib patah hati. (mal)
Editor : Arya Nata Kesuma