Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Sebelum Tinggalkan Scoopy di Jembatan Cincin Lama Babat, Pengendara Motor yang Patah Hati Pamit Kerja ke Orang Tua

Arya Nata Kesuma • Sabtu, 1 Maret 2025 | 02:48 WIB
PENGENDARANYA BELUM DITEMUKAN: Motor Scoopy dibawa ke Mapolsek Babat setelah dibiarkan terparkir di atas Jembatan Cincin lama di Kelurahan Banaran, Kecamatan Babat (27/2). (IST/RDR.LMG)
PENGENDARANYA BELUM DITEMUKAN: Motor Scoopy dibawa ke Mapolsek Babat setelah dibiarkan terparkir di atas Jembatan Cincin lama di Kelurahan Banaran, Kecamatan Babat (27/2). (IST/RDR.LMG)

radarlamongan.co - jawaposradarlamongan - Teka - teki ada apa dibalik ditinggalkannya motor Scoopy terparkir di atas Jembatan Cincin lama di Kelurahan Banaran, Kecamatan Babat Kamis (27/2), belum terungkap.

Jok motor S 2887 JAV itu dibiarkan tak terkunci.

Di dalamnya terdapat dompet, fotokopi KTP, handphone, dan selembar surat.

Isi jok itu menjadi petunjuk warga sekitar untuk mengetahui identitas pengendara motor tersebut.

Yakni, Shohibul Roziqin, 24, asal Desa Sukobendu, Kecamatan Mantup.

‘’Surat tersebut intinya siapa yang menemukan sepeda motor tersebut agar dikembalikan, dengan diberikan alamat rumahnya,’’ jelas Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M Hamzaid.

Sementara chat WhatsApp ada yang berisi permintaan maaf pemilik HP kepada seseorang yang diduga mantan kekasihnya.

Dari kalimat chat di WA, diduga Shohib patah hati.

Menurut Hamzaid, salah satu saksi melihat ada seseorang tak dikenal, yang diduga Shohib, berjalan kaki ke utara jembatan hingga memasuki wilayah Desa Ngadipuro, Kecamatan Widang, Tuban.

Pria itu kemudian berhenti di depan rumah warga.

Setelah itu, saksi tak mengetahui pria tersebut pergi ke mana.

‘’Untuk korban, sampai saat ini (kemarin sore), belum ditemukan kemana perginya atau bagaimana belum bisa memastikan,’’ katanya.

Hamzaid menuturkan, orang tuanya Shohib juga telah dimintai keterangan di Mapolsek Babat.

Namun, keterangan mereka belum berhasil mengungkap latar belakang kepergian Shohib.

Berdasarkan keterangan orang tuanya, lanjut Hamzaid, Shohib hanya mengungkapkan pamit kerja.

Roziqin menyampaikan itu selepas maghrib (26/2).

''Kerja nang endi (dimana, Red)?,''  kata Hamzaid menirukan pertanyaan orang tuanya Shohib.

Namun, Roziqin tidak menjawab. Dia memilih langsung pergi.

Barang bukti motor yang ditemukan di Jembatan Cincin lama kemarin diserahkan ke orang tuanya Shohib.

Sebab, orang tuanya dapat menunjukkan BPKB Scoopy tersebut. (mal/yan)  

Editor : Arya Nata Kesuma
#pengendara motor #babat #Jembatan Cincin Lama #lamongan #pamit #tuban #patah hati #kerja