LAMONGAN, Radar Lamongan - Sorgum merupakan tanaman serbaguna, yang bisa dimanfaatkan berbagai sumber pangan.
Seperti nasi sorgum, bubur sorgum, dan aneka makanan lainnya.
Namun di tangan Siti Mukhami, sorgum yang dikombinasikan dengan gula aren disulap menjadi ekstrak minuman berkhasiat.
Perempuan yang tinggal di Desa Made, Kecamatan/ Kabupaten Lamongan ini memproduksi minuman tape aren fermentasi sorgum.
Siti mengatakan, warga sekitar rumahnya menyebut sorgum dengan istilah orean.
Perempuan berjilbab ini mengaku mendapatkan resep minuman ini dari orang tuanya, yang dulunya menjual minuman tape aren fermentasi sorgum dengan digendong.
Ya dari orang tua, saya generasi kedua, ujarnya kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (29/6).
Siti menjelaskan, terdapat dua proses membuat olahan minuman ini. Pertama membuat tape sorgum terlebih dulu.
Yakni, sorgum direbus hingga matang, ditiriskan hingga dingin, lalu diberikan ragi. Didiamkan selama tiga hari, imbuhnya.
Selanjutnya, gula aren direbus dengan air terlebih dulu, yang selanjutnya dicampurkan hasil fermantasi sorgum.
Campuran air aren dan fermentasi sorgum tersebut lalu didiamkan beberapa saat.
Tape kuat empat hari saat di dalam kulkas. Sedangkan setelah menjadi minuman, bisa tahan agak lama dalam kulkas, sekitar satu mingguan, terang Siti.
Siti juga menanam sendiri sorgum, karena harga sorgum yang cukup mahal dan terbatas.
Pekarangan di belakang rumah berukuran 3 x 3 meter disulap menjadi lahan pertanian sorgum.
Selain itu, dia juga menanam sorgum di sawah miliknya.
Karena musiman, jadi menanam sendiri, ujar perempuan usia 53 tahun ini.
Menurut dia, menanam sorgum cukup mudah. Lahan yang sudah disiapkan dibuatkan lubang, yakni setiap lubang diberi bibit sorgum dan diberi tanah sedikit.
Setelah tumbuh baru dilakukan pemupukan dengan pupuk kandang.
Perawatan menggunakan pupuk kandang, tiga bulan bisa dipanen, katanya.
Kepala Instalasi Gizi RSUD Ngimbang, Lailatul Wakhidah menuturkan, sorgum adalah tanaman serealia yang berasal dari Afrika Timur.
Tanaman ini mudah beradaptasi dalam berbagai kondisi lingkungan, sehingga populer sebagai sumber pangan alternatif.
Dia menjelaskan, salah satu manfaat sorgum bisa mencegah stroke.
Hal ini dikarenakan kandungan seratnya yang tinggi. Kemudian sorgum aman untuk penderita alergi gluten karena bebas gluten.
Selain itu, meningkatkan sirkulasi darah karena kandungan zat besinya tinggi, serta menjaga kesehatan tulang karena kandungan magnesium yang tinggi.
Dia mengatakan, kandungan magnesium tinggi bisa membantu menyerap kalsium.
Kandungan serat yang tinggi menyebabkan cepat kenyang, sehingga bisa membantu menurunkan berat badan.
Bisa mengontrol gula darah, karena sorgum indeks glikemiknya rendah.
Serta meningkatkan kesehatan jantung, karena kandungan seratnya yang tinggi, terangnya. (sip/ind)
Editor : Anjar D. Pradipta