Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Di Lamongan Ada 2671 Janda Baru, Ini Alsannya

Anjar Dwi Pradipta • Kamis, 21 Desember 2023 | 20:55 WIB
Photo
Photo

LAMONGAN, Radar Lamongan - Jumlah kasus perceraian di Lamongan mulai Januari hingga jelang akhir tahun ini mencapai 2.671 perkara. Dari jumlah tersebut sebanyak 1.954 perceraian sudah keluar akta cerai (selengkapnya lihat grafis).
Humas Pengadilan Agama (PA) Lamongan, Ramly Kamil merinci penyebab terbanyak karena faktor ekonomi. Pemicu faktor ekonomi yakni suami tidak memberikan nafkah, serta terdapat istri yang merasa kurang dari nafkah yang diberikan.
Sudah dikasih (nafkah, Red) sesuai, tapi istri minta terus, tutur Ramly, sapaan akrabnya kepada Jawa Pos Radar Lamongan.
Berdasarkan pengamatan Ramly, kebiasaan sering makan di luar karena istri enggan memasak, memberikan beban ekonomi dalam rumah tangga. Faktornya makan di luar, tidak pernah masak. Artinya tidak sesuai pemasukan, karena inginnya makan yang enak-enak, ucapnya.
Ramly mengimbau kepada pasangan suami istri (pasutri) agar bisa mengatur pengeluaran dengan baik. Terutama menyeimbangkan antara pemasukan dan pengeluaran. Sehingga tidak memberatkan dalam perekonomian rumah tangga.
Istri juga harus bisa bersyukur atas nafkah yang diberikan oleh suami, imbuhnya.
Selain itu, faktor penyakit masyarakat yang menyebabkan keretakan rumah tangga juga cukup banyak. Di antaranya judi, zina, KDRT, dan sering mabuk. Selain itu, PA Lamongan mencatat ada lima faktor perceraian akibat murtad.
Ada juga faktor suami meninggalkan istri selama bertahun-tahun dan tidak kembali, ujarnya. (sip/ind)

Editor : Anjar D. Pradipta