Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Langkah Awal Tersendat, HTJ Lamongan Megilan Kalah 1–3 di Laga Perdana Livoli Divisi 1 2025

Anjar Dwi Pradipta • Selasa, 28 Oktober 2025 | 20:10 WIB
Pemain HTJ Lamongan Megilan (seragam hijau) berusaha menembus blok ganda pemain Bandung Tectona dalam laga Livoli Divisi 1 2025.
Pemain HTJ Lamongan Megilan (seragam hijau) berusaha menembus blok ganda pemain Bandung Tectona dalam laga Livoli Divisi 1 2025.

LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO – HTJ Lamongan Megilan harus puas menelan kekalahan pada laga perdana Livoli Divisi 1 2025. Bermain di Sport Center Lamongan (SCL), tim asuhan Didik Tri Purwanto takluk 1–3 dari tim Bandung Tectona, Selasa (28/10).

Bandung Tectona langsung tancap gas sejak awal pertandingan. Serangan cepat dan pertahanan rapat membuat HTJ Lamongan kesulitan mengembangkan permainan. Set pertama pun dimenangkan tim tamu dengan skor 21–25.

Memasuki set kedua, tekanan dari Bandung Tectona belum mereda. HTJ masih belum mampu keluar dari tekanan hingga kembali tertinggal 16–25.

Namun pada set ketiga, HTJ Lamongan Megilan berhasil bangkit. Permainan lebih solid dengan servis dan blok yang efektif membuat tim tuan rumah mencuri satu set lewat kemenangan 25–21.

Sayangnya, di set keempat Bandung Tectona kembali menunjukkan dominasinya. Meski HTJ sempat memberikan perlawanan ketat di awal, tim tamu menutup laga dengan kemenangan 17–25.

Pelatih HTJ Lamongan Megilan, Didik Tri Purwanto, mengatakan timnya sudah berjuang maksimal di setiap set. Namun, ia tak menampik bahwa postur pemain menjadi salah satu faktor yang memengaruhi hasil pertandingan.

Menurutnya, perbedaan tinggi badan dengan pemain Bandung Tectona membuat timnya cukup kesulitan saat menghadapi serangan dan blok lawan.

“Kita sudah berusaha semaksimal mungkin, dari postur juga kita sudah kalah jauh. Kita sudah berupaya, pertahanan kita sudah sering saya instruksikan untuk menunggu ternyata masih sering diatas blok,” jelasnya seusai pertandingan.

Meski harus menelan kekalahan, pelatih HTJ Lamongan Megilan, Didik Tri Purwanto, tetap bersyukur timnya mampu mencuri satu set dari Bandung Tectona.

“Kita tadi bisa ambil satu set itu sudah kerja keras yang luar biasa, karena lawan merupakan tim yang sudah terbentuk lama, sedangkan kita masih baru-baru ini saja karena kesibukan masing-masing pemain,” ujarnya.

Didik juga meminta doa dan dukungan dari masyarakat Lamongan agar timnya bisa tampil lebih baik di laga selanjutnya. Ia optimistis HTJ Lamongan Megilan mampu bangkit dan lolos ke babak berikutnya.

“Mohon doa restu dan dukungan dari masyarakat Lamongan, kita tetap optimis. Kalau besok menang, Insya Allah kita akan lolos,” tambahnya.

Selain itu, tim pelatih akan terus melakukan evaluasi terhadap hasil pertandingan pertama. Didik menilai masih ada beberapa hal mendasar yang perlu diperbaiki, terutama pada servis awal yang kerap gagal dan berujung hilangnya poin penting.

“Evaluasi mendasar kita tetap sama, mulai dari servis bola pertama yang sering tidak jadi, akhirnya kita tidak bisa menyerang dengan maksimal,” pungkasnya. (jar)

 

Editor : Anjar D. Pradipta
#Bandung Tectona #HTJ Lamongan Megilan #lamongan #Livoli Divisi 1 2025