Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Mengenal Abrilian Aru Cahyono, Salah Satu Peraih Medali di Porprov Jatim yang Menguasai Dua Cabor

Rika Ratmawati • Minggu, 13 Juli 2025 | 02:50 WIB
MEDALI PERTAMA DI AJANG PORPROV: Abrilian Aru Cahyono dengan kalungan medali perunggu yang diperolehnya. (IST/RDR.LMG)
MEDALI PERTAMA DI AJANG PORPROV: Abrilian Aru Cahyono dengan kalungan medali perunggu yang diperolehnya. (IST/RDR.LMG)

radarlamongan.co – jawaposradarlamongan - Abrilian Aru Cahyono merasa bangga bisa menyumbangkan medali perunggu bagi kontingen Lamongan di Porprov Jatim 2025.

Medali pertama itu akan menjadi motivasinya untuk terus berkembang.

Momen Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim 2025 itu pun masih membekas di hati Abrilian Aru Cahyono.

Dia bisa naik podium pada ajang bergengsi cabang olahraga di level Provinsi Jatim itu.

Meski tidak medali emas dan perak,  Abril tetap senang dengan kalungan medali perunggu yang diperolehnya.

Usahanya berlatih selama berbulan - bulan serasa terbayar lunas karena raihan medali tersebut.

Hasil itu akan menjadi penyemangatnya saat mengikuti kejuaraan lainnya maupun porprov kembali dua tahun lagi, bila masih dipercaya mewakili kontingen Lamongan.

“Saya senang bisa meraih perunggu, semoga di kesempatan lain bisa menyumbangkan emas,” tutur siswa SMA Negeri 1 Kedungpring berusia 17 tahun itu.

Abril sebenarnya menekuni dua cabor sekaligus.

Selain itu, dia atlet boxing. Saat porprov lalu, dia tampil di nomor wushu sanda.

Antara wushu dan boxing ada beberapa perbedaan.

Menurut Abril, wushu sanda itu dipukul, tendang, dan banting. Sementara boxing hanya dipukul.

Sasaran yang diserang juga beda. Di wushu, sasarannya kepala, badan, dan kaki. Sementara boxing hanya kepala dan badan.

Sebelum tampil di porprov, Abril sudah beberapa kali menjuarai kejuaraan wushu maupun kickboxing.

Di antaranya, medali perunggu kejuaraan wushu sanda Kabupaten Lamongan dan Unipdu Wushu Championship.

Kemudian, medali emas Ngawi Kickboxing dan Tatami Sport Kickboxing.

“Memang prestasi boxing yang paling bagus, tapi kemarin sengaja ikut wushu untuk menambah pengalaman,” ujar pelajar asal Majenang, Kecamatan Kedungpring itu.

Abril rutin berolahraga lari setiap sore dengan durasi minimal 30 menit. Jadwal latihannya enam hari dalam seminggu.

Pelatih Aldin flavianus mengatakan, medali perunggu itu cukup bagus bagi Abril. Apalagi, itu even kali pertama porprov pertama yang diikutinya.

“Intinya kita selalu mendukung atlet untuk berkembang,” terangnya.  (rka/yan)

Editor : Arya Nata Kesuma
#Porprov Jatim #atlet #lamongan #Wushu Sanda #kickboxing #cabang olahraga