radarlamongan.co – jawaposradarlamongan - Memimpin klasemen di awal, tim sepak bola putra Lamongan akhirnya harus angkat koper dari ajang Porprov Jatim.
Sebab, Lamongan hanya menduduki peringkat ke-3 di klasemen akhir grup D babak penyisihan ajang bergengsi Se-Provinsi Jatim tersebut.
Sementara kabupaten tetangga, Bojonegoro, menjadi juru kunci grup D.
Dua tim teratas yang berhak tampil di babak delapan besar itu, tuan rumah Kota Malang dan Kabupaten Jember.
Pelatih sepak bola putra Lamongan, Ahmad Faisal, mengaku sedih dengan hasil Senin (23/6) sore, seri 1 – 1 lawan Kota Malang.
Dia meminta maaf karena hasil itu belum sesuai harapan.
“Kita sudah berusaha semampunya, tapi belum berhasil,” ujarnya.
Poin Lamongan sebenarnya sama dengan Jember, 4. Namun, saat pertemuan kedua tim, Jember menang.
Sehingga, secara head to head, peringkat Jember di atas Lamongan.
Faisal mengatakan, semua pemainnya merasa kecewa.
Jajaran pelatih berusaha menguatkan.
“Apapun hasilnya, kita harus menerima. Meski kecewa, tapi tetap harus semangat,” tuturnya.
Dia berharap ke depan pemain - pemain masih bersemangat untuk mengikuti turnamen - turnamen guna meningkatkan pengalaman bertanding. (rka/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma