LAMONGAN, Radar Lamongan - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Lamongan masih mempersiapkan atlet untuk menghadapi porprov tahun depan.
“Sementara kita hanya fokus latihan persiapan Porprov tahun depan.
Karena kemarin gagal mendapatkan medali,” ujar pelatih panjat tebing Lamongan, Syahrizal Haq.
Dia menuturkan, tahun depan panjat tebing Lamongan harus membawa pulang medali dari porprov.
Kebiasaan meraih medali yang terputus pada porprov lalu, harus dikembalikan.
Syahrizal menjelaskan, ada sekitar 20 atlet yang dipersiapkan.
Dia berharap ada kabupaten yang bersedia mengajak latihan bersama untuk menambah kesiapan mental atlet.
“Kita minim kejuaraan, jadi minimal latihan bersama untuk melatih mental mereka,” tuturnya.
Menurut dia, latihan rutin dilaksanakan di belakang Sport Center Lamongan.
Beberapa fasilitas yang ada bisa dimanfaatkan atlet untuk berlatih.
Syahrizal menambahkan, kejuaraan panjat tebing biasanya dilakukan beberapa kampus besar.
Sekarang, belum ada kampus yang menggelar kejuaraan.
Menurut dia, panjat tebing bukan olahraga otodidak.
Persiapannya membutuhkan waktu.
“Kalau sekedar memanjat banyak yang bisa, tapi ada teknik dan tingkat kecepatannya dihitung,” terangnya. (rka/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma