LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO - Masyarakat dikagetkan dengan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis varian pertamax secara mendadak pada Rabu tengah malam (10/6).
Pertamax naik Rp 3.950 per liter, dari semula Rp 12.300 per liter menjadi Rp 16.250 per liter.
Baca Juga: Pengedar Sabu Asal Mantup Diancam Hukuman Maksimal 20 Tahun, Bandar Jadi Saksi
Sedangkan, pertamax green naik Rp 4.100 per liter, dari semula Rp 12.900 per liter menjadi Rp 17.000 per liter.
''Baru dikabari kalau ada kenaikan (pertamax,red),'' tutur operator salah satu SPBU yang enggan disebutkan namanya.
Kenaikan harga ini dikhawatirkan menurunkan daya beli masyarakat terhadap pertamax, yang nantinya memilih beralih menggunakan pertalite.
Sebab rentang harga antara pertalite dan pertamax saat ini cukup jauh. ''Kalau rentang harganya sejauh itu ya kemungkinan banyak yang mikir-mikir,'' ucapnya.
Mulai Tanggal 1 Juni lalu, antrean pembelian pertalite mengular di sejumlah SPBU di Kota Soto.
Bahkan ada beberapa SPBU yang kehabisan stok pertalite, yang mengindikasikan adanya pengurangan kuota. (ind)
Editor : Indra Gunawan