Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Harga Plastik Dikabarkan Merangkak Naik, Simak Lima Tips Menyiasatinya

Redaksi • Senin, 6 April 2026 - 10:47 WIB
Membawa wadah sendiri ketika belanja  merupakan gaya hidup minim sampah (zero waste). (GEMINI AI/RADAR LAMONGAN)
Membawa wadah sendiri ketika belanja merupakan gaya hidup minim sampah (zero waste). (GEMINI AI/RADAR LAMONGAN)

LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO - Berbagai sumber berita mengabarkan harga berbagai jenis produk plastik mulai naik akibat tekanan ekonomi global bulan ini.

Banyak pedagang yang terdampak akibat tren kenaikan harga. Selain dampak terhadap pedagang kenaikan harga bisa berpotensi mempengaruhi harga jual produk.

Sebagai konsumen, perlu berbagai langkah bijak untuk mengurangi penggunaan plastik.

Langkah kecil seperti membiasakan membawa tas kain sendiri saat belanja dapat mengurangi pengeluaran harian, mengingat kantong plastik kemungkinan menambah nilai pengeluaran.

Baca Juga: Brace dari Jhon Mena Mengantarkan Persela Lamongan Permalukan Tuan Rumah Deltras Sidoarjo dengan Skor 1-2

Lima budaya baru ini bisa diterapkan untuk mengurangi penggunaan plastik harian :

  1. Bawa kantong belanja sendiri

Perspektif membawa wadah sendiri ketika belanja bukan merupakan gaya hidup minim sampah (zero waste) semata.

Ketika pergi ke supermarket atau pasar tradisional, hal semacam ini bisa membantu pedagang menekan biaya untuk kantong plastik.

Baca Juga: Diungkep Sejam, Nikmatnya Kowak Hasil Pancingan

  1. Bawa wadah minuman (tumbler).

Ketika kita pergi ke cafe maupun ingin membeli minuman di pinggir jalan, membawa wadah minuman bisa menjadi solusi yang tepat di era kenaikan harga plastik.

Selain menekan penggunaan cup dan botol plastik, hal ini menjadikan minuman bisa dinikmati tanpa tumpah.

  1. Kembali ke kemasan tradisional

Kenaikan harga plastik dapat menjadi momen tepat untuk mengapresiasi pedagang di pasar tradisional atau UMKM yang mempertahankan pembungkus alami seperti daun pisang atau daun jati.

Kemasan tradisional ini tidak hanya mengurangi limbah plastik, namun turut menggerakkan roda ekonomi usaha tradisional masyarakat.

  1. Daur ulang kembali plastik bekas

Coba alih fungsikan beberapa botol atau kemasan plastik menjadi tempat penyimpanan bahan dapur atau pot tanaman kecil.

Memperpanjang usia pakai plastik menjadi langkah penghematan pasca konsumsi.

Baca Juga: Pembacok Warga Brondong Diringkus

  1. Kurangi penggunaan sedotan plastik

Dengan membawa sedotan sendiri, secara tidak langsung bisa berdampak pada kenaikan angka penggunaan plastik.

Budaya membawa sedotan stainless atau minum tanpa sedotan plastik bisa diterapkan untuk mengurangi penggunaan produk plastik. (mgg/ind)

Editor : Indra Gunawan
#ekonomi