RADARLAMONGAN.CO – Memasuki awal tahun 2026, pemerintah bersama badan usaha penyedia bahan bakar minyak (BBM) melakukan penyesuaian harga BBM yang berlaku secara nasional mulai 1 Januari.
Hasilnya, mayoritas BBM non-subsidi mengalami penurunan harga, sementara BBM bersubsidi dipastikan tidak mengalami perubahan.
Penyesuaian harga ini berlaku di seluruh jaringan SPBU, baik milik Pertamina maupun operator swasta seperti Shell, BP, AKR, dan Vivo.
Penurunan harga terjadi pada hampir seluruh jenis BBM non-subsidi, mulai bensin hingga solar, dan menjadi angin segar bagi masyarakat di tengah kebutuhan mobilitas awal tahun.
Kebijakan tersebut tidak lepas dari evaluasi rutin pemerintah yang mengacu pada pergerakan harga minyak mentah dunia serta nilai tukar rupiah.
Setiap awal bulan, formula harga BBM dihitung ulang agar tetap sejalan dengan kondisi pasar energi global, namun tetap mempertimbangkan daya beli masyarakat.
Di sisi lain, pemerintah menegaskan komitmennya menjaga stabilitas BBM bersubsidi. Pertalite dan solar subsidi tetap dijual dengan harga yang sama seperti sebelumnya.
Langkah ini diambil untuk melindungi masyarakat kecil serta sektor transportasi dan logistik yang masih bergantung pada BBM bersubsidi.
Meski berlaku secara nasional, harga BBM non-subsidi di lapangan bisa berbeda antarwilayah.
Perbedaan tersebut dipengaruhi biaya distribusi dan kebijakan pajak bahan bakar kendaraan bermotor di masing-masing daerah.
Namun secara umum, tren penurunan harga terjadi merata di seluruh Indonesia.
Daftar Harga BBM di Indonesia per 1 Januari 2026
BBM Bersubsidi (Pertamina):
- Pertalite: Rp10.000 per liter
- Solar Subsidi (Biosolar): Rp6.800 per liter
BBM Non-Subsidi Pertamina
- Pertamax (RON 92): sekitar Rp12.350–Rp12.500 per liter
- Pertamax Green (RON 95): sekitar Rp13.150 per liter
- Pertamax Turbo (RON 98): sekitar Rp13.500 per liter
- Dexlite: sekitar Rp13.600 per liter
- Pertamina Dex: sekitar Rp13.900 per liter
BBM Non-Pertamina
- Shell Super: Rp12.700 per liter
- Shell V-Power: Rp13.190 per liter
- Shell V-Power Nitro+: Rp13.480 per liter
- Shell V-Power Diesel: Rp13.860 per liter
- BP 92: Rp12.500 per liter
- BP Ultimate: Rp13.190 per liter
- BP Ultimate Diesel: Rp13.860 per liter
- Vivo Revvo 92: Rp12.700 per liter
- Vivo Diesel Primus: Rp13.610 per liter