Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

KH Zulfa Mustofa Ditunjuk Jadi Pj Ketua Umum PBNU, Ini Profil dan Kiprahnya

Redaksi • Rabu, 10 Desember 2025 | 15:58 WIB
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) resmi menunjuk KH Zulfa Mustofa sebagai Penjabat (Pj) Ketua Umum PBNU setelah rapat pleno Syuriyah digelar di Jakarta
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) resmi menunjuk KH Zulfa Mustofa sebagai Penjabat (Pj) Ketua Umum PBNU setelah rapat pleno Syuriyah digelar di Jakarta

JAKARTA, RADARLAMONGAN.CO – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) resmi menunjuk KH Zulfa Mustofa sebagai Penjabat (Pj) Ketua Umum PBNU setelah rapat pleno Syuriyah digelar di Jakarta, awal pekan ini.

Penetapan itu dilakukan untuk mengisi kekosongan posisi ketua umum usai berakhirnya masa jabatan kepengurusan sebelumnya, sembari menunggu penyelenggaraan Muktamar PBNU pada 2026.

Kiai berusia 48 tahun itu sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua Umum PBNU. Sosoknya selama ini dikenal dekat dengan lingkungan pesantren, aktif berdakwah, dan cukup menonjol dalam menguatkan tradisi keilmuan di tubuh NU.

Lahir pada 7 Agustus 1977, KH Zulfa Mustofa berasal dari keluarga ulama. Ayahnya, KH Muqarrabin, merupakan tokoh agama dari Pekalongan, sedangkan ibunya berasal dari Banten. Ia juga dikenal sebagai keponakan Wakil Presiden RI KH Ma’ruf Amin, yang sekaligus menempatkannya dekat dengan jejaring keulamaan di tingkat nasional.

Pendidikan dasarnya ditempuh di Jakarta, lalu melanjutkan pendidikan pesantren di Pekalongan dan Madrasah Tsanawiyah Salafiyah Simbangkulon. Setelah lulus Madrasah Aliyah pada 1996, ia sebenarnya berencana melanjutkan studi ke Timur Tengah. Namun, wafatnya sang ayah membuatnya memilih tetap di Indonesia untuk mengajar dan berdakwah.

Sejak usia belia, sekitar 19 tahun, ia sudah mengisi belasan majelis taklim di berbagai daerah. Pada 2000, ia mendirikan pusat pengajaran dan dakwah Darul Musthofa, yang kemudian menjadi wadah bagi banyak santri dan jamaah di sekitar Jakarta dan sekitarnya.

Dalam berbagai kesempatan, KH Zulfa Mustofa kerap menekankan pentingnya sanad keilmuan, kedalaman memahami kitab kuning, serta adab dalam menuntut ilmu. Baginya, ulama bukan hanya mereka yang berpikir sistematis, tetapi mereka yang tekun mengajar, belajar, dan menjaga kesinambungan tradisi ilmu pesantren.

Sikapnya yang tegas menjaga khazanah ahlussunnah wal jamaah, ditambah pengalaman panjang di organisasi seperti GP Ansor dan struktur PBNU, membuatnya dinilai layak menduduki kursi Pj Ketua Umum PBNU. Sejumlah kiai senior menilai, kehadiran KH Zulfa Mustofa menjadi jembatan menjaga stabilitas organisasi hingga Muktamar mendatang.

Selain aktif berdakwah, ia juga mendorong santri masa kini untuk lebih produktif menulis dan berkarya. Menurutnya, menulis adalah bagian dari jihad intelektual yang dapat memperkuat peradaban Islam di era modern.

Editor : Anjar D. Pradipta
#KH Zulfa Mustofa #rapat pleno #Syuriah #pengurus besar nahdlatul ulama (pbnu)