Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Mensos Tinjau Sekolah Rakyat di Lamongan, Komitmen Entaskan Kemiskinan Terintegritas

Rika Ratmawati • Kamis, 7 Agustus 2025 | 03:02 WIB
Bupati Yes bersama Wabup dan jajaran Forkopimda mendampingi kunjungan kerja Menteri Sosial Saifullah Yusuf di SR MA 25 Brondong.
Bupati Yes bersama Wabup dan jajaran Forkopimda mendampingi kunjungan kerja Menteri Sosial Saifullah Yusuf di SR MA 25 Brondong.

LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO - Sekolah rakyat menengah atas (SR MA) 25 di Kecamatan Brondong menjadi salah satu yang paling siap untuk pelaksanaannya di Provinsi Jawa Timur. Saat ini terdapat 75 siswa yang mengenyam pendidikan di sana.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan, hadirnya sekolah rakyat sebagai upaya untuk memutus rantai kemiskinan, dengan menyiapkan sumber daya manusia unggul dan berdaya saing.

Karena sekolah rakyat ini bukan sekadar tempat pembelajaran, tapi diharapkan mampu menumbuhkan martabat dan optimisme. Sehingga anak-anak diberikan ruang untuk berproses yang sebaik-baiknya.

‘’Untuk siswa sekolah rakyat tetap bersemangat belajar, kejar cita-cita setinggi-tingginya, pemerintah hadir memberikan wadah untuk kalian,” ujar Bupati Yes ketika mendampingi kunjungan Menteri Sosial Saifullah Yusuf di SR MA 25 Brondong Selasa (5/8).

Menurut Bupati Yes, pembelajaran di sekolah rakyat berjalan dengan baik. Tentunya dukungan yang diberikan pemerintah pusat maupun provinsi untuk membantu menurunkan angka kemiskinan cukup banyak.

Selain sekolah rakyat, program bantuan pangan (BPNT), PKH regular, hingga akses pelayanan kesehatan gratis sudah dimanfaatkan dengan baik.

Pemkab Lamongan juga berusaha melengkapi dengan menghadirkan program yakin semua sejahtera, pemberian insentif kepada guru ngaji, takmir masjid, imam musala, modin, pengasuh pesantren hingga rohaniawan.

‘’Selain itu memberikan dukungan pemberdayaan dan bantuan untuk kepala rumah tangga perempuan yang berjuang untuk keluarganya,’’ ucapnya.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menjelaskan, kunjungannya ini sebenarnya untuk menjaring aspirasi anak-anak, terutama kesan mereka selama di asrama. Dia bersyukur anak-anak masih bersemangat belajar.

Dia berharap, ini menjadi wadah untuk mereka dalam mewujudkan cita-citanya. Mensos mengakui untuk pelaksanaan masih banyak kekurangan, terutama sarana prasarana, seperti kamar tidur guru.

Nantinya akan dilengkapi bertahap, tapi intinya sekolah rakyat ini bisa memberikan kesempatan belajar bagi mereka yang mungkin kesulitan biaya. Tujuannya SR adalah memuliakan mereka yang belum beruntung, menjangkau yang belum terjangkau, dan memungkinkan yang tidak mungkin.

‘’SR hadir untuk mengentaskan kemiskinan bersama, terintegrasi dan tidak ada ego sektoral,” imbuhnya.
Siswa sekolah rakyat ini akan diberikan fasilitas yang sangat baik, diperiksa rutin kesehatannya, diberikan makanan bergizi selama di asrama, dan dibantu untuk kebutuhan seragam dan lainnya.

Terkait dengan kelanjutan sarprasnya, untuk lahan nanti dibutuhkan sekitar 8 hektare, yang akan diberikan pemkab melalui bupati, dan bangunannya dari pusat.

‘’Semoga tahun depan untuk SR jenjang SD, SMP, hingga SMA sudah bisa direalisasikan,” harapnya. (rka/ind)

Editor : Anjar D. Pradipta
#saifulah yusuf #bupati lamongan #Yuhronur Efendi #lamongan #mensos #Sekolah Rakyat