Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

500 Jemaah Haji Lamongan Ikuti Program Murur

Ahmad Asif Alafi • Senin, 2 Juni 2025 | 22:43 WIB
Petugas melakukan pengecekan pada jemaah haji di Lamongan jelang pelaksanaan puncak haji Armuzna.
Petugas melakukan pengecekan pada jemaah haji di Lamongan jelang pelaksanaan puncak haji Armuzna.

LAMONGAN, Radarlamongan.co - Petugas haji mendata sekitar 500 jemaah haji Lamongan ikut program murur. Sedangkan yang mengikuti safari wukuf bagi yang sakit dan disabilitas ada 25 jemaah. 

Murur memungkinkan jemaah untuk melewati Muzdalifah tanpa turun dari bus setelah wukuf di Arafah.

Untuk safari wukuf merupakan fasilitas yang diberikan kepada jemaah haji, yang tidak mampu melaksanakan wukuf di Arafah secara mandiri. 

Jemaah haji diangkut ke Arafah menggunakan kendaraan, serta dapat melaksanakan wukuf di dalam kendaraan tersebut. 

Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Lamongan, Abdul Ghofur mengatakan, sebelumnya dua jemaah haji cadangan Lamongan berangkat, Jumat (30/5).

Kedua jemaah tergabung dalam kloter 97, yang merupakan kloter terakhir pemberangkatan Sub Surabaya.

Sejauh ini jemaah Lamongan Alhamdulillah dalam kondisi sehat, ucapnya.

Ghofur menjelaskan, saat ini jemaah haji persiapan melaksanakan puncak haji Arofah-Muzdalifah-Mina (Armuzna). Jemaah haji dijadwalkan bergerak menuju Arafah pada 8 Dzulhijah tepatnya Rabu (4/6), serta tiba di Arafah pada 9 Dzulhijah tepatnya Kamis (5/6).

Dia memantau, petugas haji sudah melakukan pendataan untuk skema murur dan safari wukuf. Ghofur menuturkan, rerata tiap kloter 100 jemaah yang ikut program murur. Sehingga total sekitar 500 jemaah ikut program. 

Untuk safari wukuf bagi yang sakit dan disabilitas jumlahnya 25 jemaah, untuk program tanazul nihil, imbuhnya. 

Ghofur menjelaskan, skema safari wukuf ini kondisi bagi jemaah yang sakit, lansia, dan disabilitas menggunakan kendaraan. Selanjutnya program murur hanya melewati tanpa menginap di Musdzalifah.

Mudah-mudahan rangkaian puncak ini diikuti dan dilaksanakan dengan baik oleh jemaah haji Kabupaten Lamongan, ucapnya. 

Kepala Kantor Kemenag Lamongan, H. M. Muhlisin Mufa meminta, jemaah untuk hemat energi dan jaga kesehatan jelang Armuzna.

Harapan kami dengan adannya kebijakan syarikah ini, semua jemaah haji Kabupaten Lamongan terlayani oleh syarikah dengan sebaik-baiknya, pintanya. (sip/ind)

Editor : Anjar D. Pradipta
#wukuf #Murur #arafah #kemenag lamongan #jemaah haji #muzdalifah