Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Warisan Budaya tak Benda (WBTB) Nasional di Kecamatan Ngimbang, Mendak Sanggring yang Masih Lestari

Arya Nata Kesuma • Sabtu, 30 November 2024 | 23:26 WIB
IKUT MEMASAK: Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, ikut memasak ayam di acara Mendak Sanggring tetap dilestarikan warga Desa Tlemang, Kecamatan Ngimbang. (HUMAS PEMKAB/RDR.LMG)
IKUT MEMASAK: Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, ikut memasak ayam di acara Mendak Sanggring tetap dilestarikan warga Desa Tlemang, Kecamatan Ngimbang. (HUMAS PEMKAB/RDR.LMG)

radarlamongan.co - jawaposradarlamongan - Warisan budaya Mendak Sanggring tetap dilestarikan warga Desa Tlemang, Kecamatan Ngimbang.

Masakan khusus ayam dan bumbu rempah — rempah itu dimasak para laki - laki. 

RIKA RATMAWATI — Lamongan, Radar Lamongan

Para lelaki itu sibuk membersihkan ayam — ayam yang ada sebelum dimasak.

Sebagian laki — laki lainnya menyiapkan perapian dengan tiga wajan besar untuk wadah. 

Para lelaki yang memasak di Desa Tlemang, Kecamatan Ngimbang kemarin (29/11) itu, menjalani ritual adat masyarakat setempat sebagai tradisi peringatan tahunan atas diwisudanya Ki Buyut Terik oleh Sunan Giri keempat sebagai pemimpin di Desa Tlemang. 

Ritual yang dikenal dengan Mendak Sanggring, itu sudah dijalankan secara turun temurun yang diwariskan oleh nenek moyang dan masih dilakukan uri - uri budaya hingga sekarang.

Warisan budaya khas Desa Tlemang tersebut dua tahun terakhir sudah diakui sebagai intangible cultural heritage atau warisan budaya tak benda (WBTB) nasional.

Peringatan ini dilakukan setiap tanggal 24 hingga 27 Jumadil Awal tahun hijriah. 

Kades Tlemang, Aris Pramono, menjelaskan, kegiatan uri - uri budaya ini terus dilakukan sejak nenek moyang. 

Prosesi adat ini biasanya dilakukan dengan penyajian makanan khas sanggring, yakni masakan ayam kuah.

Proses memasaknya semua dilakukan oleh laki - laki.

Ketika sudah matang, warga akan berebut makanan tersebut.

Setiap tahunnya, seluruh masyarakat guyub untuk menjalankan tradisi tersebut.

Kades berharap, kegiatan ini bisa terus dijalankan sebagai bentuk perawatan budaya.

“Kalau ada kegiatan ini, seluruh masyarakat akan berkumpul dan biasanya yang laki-laki bagian masak,” jelasnya. 

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, menuturkan, Tlemang merupakan desa yang luar biasa.

Alamnya sejuk dan warganya sangat merawat budaya. 

Kegiatan Mendak Sanggring ini dua kali menerima penghargaan warisan budaya tak benda dari Kementrian Pariwisata.

Dia berharap kegiatan uri - uri budaya ini bisa terus dilestarikan di masa depan. 

“Desa Tlemang ini luar biasa, masyarakatnya mampu menghargai cita - cita leluhur dan terus merawat kebudayaan,” tutur Bupati Yes. (*/yan) 

Editor : Arya Nata Kesuma
#Mendak Sanggring #kementrian pariwisata #Desa Tlemang #warisan budaya tak benda (WBTB) #prosesi adat #Kecamatan Ngimbang #Bupati YES #nasional