Selidiki Penyebab Kebakaran, Bidlabfor Polda Jatim Terjun ke Pabrik Bata Ringan di Pucuk 

M. Gamal Ayatollah • Dipublikasikan Selasa, 22 September 2026 | 12:31 WIB
TERJUN KE LOKASI: Petugas kepolisian mendatangi lokasi sesaat setelah terjadi ledakan di pabrik bata ringan di Kecamatan Pucuk. (IST/RDR.LMG)
TERJUN KE LOKASI: Petugas kepolisian mendatangi lokasi sesaat setelah terjadi ledakan di pabrik bata ringan di Kecamatan Pucuk. (IST/RDR.LMG)

radarlamongan.co — jawaposradarlamongan - Polres Lamongan bersama tim Bidlafor Polda Jatim mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) kebakaran di pabrik PT Superior Prima Sukses di Desa Warukulon, Kecamatan Pucuk Senin (21/9) pagi. 

"Saat ini (kemarin pagi, Red) anggota bersama tim Bidlafor Polda Jatim telah mendatangi lokasi kejadian kebakaran tersebut," kata KBO Reskrim Polres Lamongan, Iptu M Yusuf. 

Dia mengatakan, olah TKP untuk memperjelas beberapa hal. Salah satunya, penyebab kali pertama hingga terjadi kebakaran di lokasi pabrik bata ringan tersebut.

Baca Juga: Kandang Sapi di Mantup Ludes Terbakar, Satu Ekor Ternak Terluka Bakar

"Sampel yang diambil bakal diuji secara ilmiah oleh tim. Polres masih menunggu hasilnya. Agar lebih jelas perkara terjadinya kebakaran tersebut," katanya.

Akibat insiden beberapa hari lalu itu, tiga orang masih menjalani perawatan di Surabaya hingga Senin.

Mereka adalah A Arif Wijaya, 31, warga Desa Warukulon dan Andika Dwi Ramadhan, 20, asal Desa Ndateng, Kecamatan Laren, yang dirujuk ke RS RK Charitas/Katolik Surabaya.

Baca Juga: Sebulan Terjadi 44 Kasus Kebakaran di Lamongan

Sementara Sigit Kamseno, 36, warga Desa Tambakrejo, Kecamatan Simokerto, Surabaya, dirujuk ke RSUD Dr Soetomo Surabaya.

Sedangkan empat korban lainnya dinyatakan meninggal dunia. Mereka adalah M Sharul Fahni, 25, warga Desa Banaran, Kecamatan Babat, yang tewas di lokasi kejadian.

Kemudian, M Fiki, 31, asal Putat Lor, Kecamatan Turi, meninggal dunia dalam perjalanan rujukan menuju RSUD Dr. Soetomo Surabaya; Imam Sugiono, 36, warga Desa/Kecamatan Kedungpring, yang meninggal di Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan (RSML), dan Robith Fatahilah, 20, asal Desa Nyabungan, Kecamatan Laren, yang juga mengembuskan napas terakhirnya di RSML.

Melin Cahya, humas PT Superior Prima Sukses di Pucuk, saat dikonfirmasi Jumat lalu, menjelaskan, terkait kejadian kebakaran tersebut, pihaknya sudah menyerahkan kepada Polres Lamongan.

Terkait detailnya kejadian tersebut, dia menyarankan ke Polres Lamongan yang sudah melakukan olah TKP. "Saat ini fokus mengurus korban serta berkunjung ke rumah keluarga duka," ucapnya. 

Terkait korban meninggal dia mengakui ada empat orang. Pihaknya berkunjung kerumah keluarga korban satu persatu. "Memang benar, sampai saat ini sudah empat orang meninggal," tuturnya. (mal/yan)

Editor : Arya Nata Kesuma
pabrik bata ringan bidlafor polda Jatim PT Superior Prima Sukses kebakaran polres lamongan