Dialihfungsikan Untuk Produk Lain, Pertamina Hapus BBM Jenis Dexlite

Rika Ratmawati • Dipublikasikan Kamis, 17 September 2026 | 13:22 WIB
STOK AMAN: Salah satu SPBU di wilayah Kabupaten Lamongan. (Istimewa/Radar Lamongan)
STOK AMAN: Salah satu SPBU di wilayah Kabupaten Lamongan. (Istimewa/Radar Lamongan)

radarlamongan.co - jawaposradarlamongan - Bahan bakar minyak (BBM) jenis dexlite mulai dihapus.

Manajer SPBU Tikung 54622223, Sunarno, mengatakan, mulai bulan ini pengiriman dexlite sudah dihentikan.

Seluruh SPBU tidak diperkenankan melakukan penebusan BBM jenis dexlite. Solar hanya ada bio solar dan Pertamina Dex. 

Baca Juga: Harga BBM di Lamongan Relatif Stabil, Penggunaan Pertalite Masih Dominan di Masyarakat

Menurut dia, kebijakan tersebut langsung dari Pertamina. SPBU hanya menyesuaikan.

“Sudah tidak dikirim, kalau masih ada yang jual berarti masih punya stok,” ujarnya. 

Sunarno mengatakan, dari Pertamina disampaikan bahwa dexlite akan dialihfungsikan untuk produk Pertamina Dex, Pertamax Turbo atau Pertamax Green dengan menyesuaikan kebutuhan setiap SPBU.

Baca Juga: Penurunan Harga BBM Non-subsidi Tidak Berdampak pada SPBU di Lamongan

Bulan ini, tidak ada kenaikan harga produk subsidi atau penugasan. Sementara produk nonsubsidi ada kenaikan.

Pertamax Turbo 98 dari Rp 18.300 per liter, menjadi Rp 19.600 per liter. Pertamina Dex yang sebelumnya Rp 21.150 per liter, kini Rp 25.200 per liter. Sedangkan harga Pertamax 92 masih tetap karena peminatnya terbatas kalangan tertentu. 

Hingga kini, kebutuhan solar masih aman. Setiap hari ada pengiriman dari depo sesuai permintaan masing - masing SPBU.

“Kalau ada antrean biasanya di SPBU tersebut sudah habis karena jalan nasional biasanya banyak kendaraan besar melintas sehingga kebutuhannya tinggi,” jelasnya. 

Dia menambahkan, Pertalite masih mendominasi pembelian di SPBU karena harganya paling terjangkau. (rka/yan)

Editor : Arya Nata Kesuma
dexlite pertamina lamongan bbm spbu