radarlamongan.co - jawaposradarlamongan - Di jalan nasional, keluhan soal minimnya penerangan kembali menyeruak.
Sejumlah titik penerangan jalan umum (PJU) di sepanjang ruas Pucuk - Babat dibiarkan padam dalam kurun waktu cukup lama.
Kondisi tersebut memicu kekhawatiran para pengguna jalan lantaran meningkatkan risiko kecelakaan saat malam hari.
Baca Juga: Dishub Lamongan Siasati Pangkas Anggaran PJU dengan KPBU
"Kalau ada lubang, sangat rawan adanya kecelakaan karena jalan minim penerangan," kata Herwanto, salah satu pengguna jalan.
Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Dishub Lamongan, Dianto Hari Wibowo, menjelaskan, dinasnya sudah intens melakukan perbaikan.
Dinasnya menyiagakan empat tim pemeliharaan yang disebar secara sistematis di empat kawasan: wilayah selatan, timur, barat, hingga zona dalam kota.
Baca Juga: Dishub Lamongan Siasati Pangkas Anggaran PJU dengan KPBU
Setiap hari, tim melakukan pengecekan JPU di beberapa wilayah yang sering padam.
Selain masalah usia komponen, getaran lalu lintas kendaraan berat di jalur poros nasional diduga bisa menjadi pemutus jaringan listrik PJU.
"Setiap hari, petugas juga sudah melakukan perbaikan PJU di jalan kabupaten serta provinsi," ujarnya (mal)
Editor : Arya Nata Kesuma