radarlamongan.co - jawaposradarlamongan - Misteri penyebab terbakarnya belasan stan di Pasar Agrobis Babat coba diurai.
Setelah petugas dan warga berjibaku dengan bara api yang sempat kembali menyala pasca-kebakaran hebat, kemarin siang (16/7) giliran Tim Laboratorium Forensik (Labfor) dan Inafis Polda Jatim yang menginjakkan kaki di lokasi kejadian.
Mereka turun untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) demi mengungkap penyebab pasti petaka tersebut secara ilmiah.
Baca Juga: Si Jago Merah Coba Bangkit Lagi di Stan Pasar Agrobis Babat
Garis polisi melingkar di area puing-puing bekas amukan si jago merah, sementara petugas mengais sisa abu dan arang untuk mencari titik awal rambatan api.
"Kini Tim Labfor serta Inavis Polda Jatim melakukan penyelidikan di lokasi," kata Kapolsek Babat Kompol Chakim Amrullah
Kehadiran Tim Labfor dan Inafis Polda Jatim itu sangat krusial untuk memperjelas penyebab utama kebakaran perdana.
Baca Juga: Lima Stan Pasar Agrobis Babat Dilalap Api, Delapan Armada Damkar Diterjunkan
Hasil dari penelitian sampel material di laboratorium nantinya menjadi bukti sahih penyebab kebakaran, apakah dipicu oleh korsleting listrik atau ada faktor lain.
"Kerugian dari awal, kurang lebih Rp 1 miliar, sesuai dari laporan awal," imbuhnya.
Seperti diberitakan, kebakaran hebat terjadi di Pasar Agrobis Babat terjadi Sabtu malam (13/7) pukul 20.00 dan berhasil dijinakkan Minggu (14/7) pukul 04.30.
Namun, kepulan asap kembali keluar dari tumpukan material stan yang terbakar, Selasa (14/7). Sisa-sisa kebakaran di titik awal api tersebut rupanya masih menyimpan bara panas yang kembali menyala menjadi kobaran api kecil.
Khawatir api merembet dan meluas lagi, petugas damkar di lapangan bergerak cepat menyemprotkan air sembari mendatangkan alat berat ekskavator ke lokasi.
Alat berat tersebut dikerahkan untuk membongkar tumpukan puing bangunan agar proses pembasahan bisa dilakukan secara total hingga ke bagian dasar reruntuhan. (mal/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma