radarlamongan.co - jawaposradarlamongan - Realisasi pajak bumi dan bangunan (PBB-P2) semester pertama berhasil melampaui target.
Dari target Bapenda Lamongan 40 persen selama enam bulan pertama, realisasi pajak PBB-P2 mencapai 48 persen. Yakni, Rp 28 miliar dari target Rp 58 miliar selama setahun.
“Kita akan terus melakukan pendekatan dan koordinasi di tingkat desa maupun kecamatan agar target PBB bisa terpenuhi di akhir tahun,” ujar Kepala Bapenda Lamongan, Edy Yunan Achmadi.
Dia menuturkan, target PBB setiap tahunnya selalu terpenuhi. Apalagi, pemerintahan desa dan kecamatan sangat kooperatif.
Yunan mengatakan, target PBB tahun ini naik sekitar Rp 200 juta. Kenaikan ini karena ada penyesuaian nilai jual obyek pajak (NJOP) yang mulai diberlakukan.
Dia mencontohkan blok paling rendah yang biasanya kena Rp 14 ribu, kini naik menjadi Rp 18 ribu.
Baca Juga: Sanksi Tanpa Penonton, Persipura Pertimbangkan Home Base di Jawa, Persela Diuntungkan?
Yunan menjelaskan, target PBB dipisah triwulan untuk dijadikan evaluasi. Jika ditemukan kendala di lapangan, maka bisa langsung dicarikan solusi.
Pihaknya juga terus mengupayakan agar realisasi seluruh obyek pajak bisa maksimal.
“Kita akan usahakan seluruh obyek pajak bisa terpenuhi,” ujarnya. (rka/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma