radarlamongan.co - jawaposradarlamongan - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lamongan memastikan pemeliharaan rutin alun — alun kota tetap berjalan.
Saat ini, fokus perbaikan menyasar fasilitas pedestrian dan beberapa elemen atap yang mengalami kerusakan.
Sekretaris DLH Lamongan, Inganatul Muhimmah, mengatakan, saat ini sedang dilakukan perbaikan keramik trotoar dan atap.
Baca Juga: SPDP Komplotan Ganjal ATM Dinas Pendidikan Lamongan Dikirim ke Kejaksaan
Programnya hanya pemeliharaan rutin. Penambahan baru difokuskan pada penggantian wahana permainan anak.
“Alun-alun masih menjadi obyek yang menarik untuk berkumpul dengan keluarga, jadi kita fokuskan perbaikan wahananya,” ujarnya.
Himma menjelaskan, selain menyuguhkan wahana bianglala, alun — alun juga dilengkapi fasilitas lapangan basket dan fasilitas bermain anak lainnya.
Dia berharap alun-alun terbebas dari pedagang kaki lima (PKL). Para pedagang bisa menempati lokasi yang disediakan agar keindahan kota tidak terganggu.
“Kita akan sampaikan karena alun-alun ini fasilitas publik yang harus dijaga bersama keindahannya,” jelasnya.
Salah satu titik yang sering dimanfaatkan PKL untuk berjualan berada di depan gedung MUI.
Akibatnya, trotoarnya nampak kurang terawat dan kotor. Himma berharap, kebersihan dan keindahan kota menjadi tanggung jawab bersama.
Di alun — alun, sudah dilengkapi tempat pembuangan sampah. Setiap ada kegiatan selalu dipastikan kebersihan juga terjaga. (rka/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma