radarlamongan.co - jawaposradarlamongan - Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) melakukan pembongkaran dan perbaikan jalan penghubung antara jembatan dan jalan raya di Desa Rejosari, Kecamatan Deket mulai kemarin (2/6).
"Akan dilakukan pembongkaran oprit jembatan tersebut. Hanya pengerjaan antara penghubung jembatan dengan jalan," kata Arvian Zanuardi, Pengawas Lapangan Balai Besar PPK 4.5
Pengerjaan itu diperkirakan membutuhkan waktu enam hari.
Baca Juga: Diduga Mengantuk, Mobil Hantam Dua Orang di Jalan Nasional Lamongan. Satu Korban Meninggal di TKP
Teknis pengerjaan di lapangan akan dibagi menjadi dua tahap guna meminimalkan kepadatan kendaraan di jalur Lamongan — Gresik tersebut.
Tahap pertama, petugas membongkar dan memperbaiki oprit di sisi utara jalan terlebih dahulu.
Setelah pengerjaan sisi utara rampung, barulah seluruh alat berat bergeser ke sisi selatan, yaitu jalur yang melayani kendaraan dari arah Surabaya menuju Lamongan.
Baca Juga: Komisi D DPRD Lamongan Dorong RSUD KI Ageng Brondong Segera Jadi BLUD
"Pengerjaan tersebut dilakukan untuk memperlancar laju kendaraan," imbuhnya.
Proyek ini dinilai sangat krusial karena jembatan tersebut menjadi akses vital yang terhubung dengan jalur lingkar utara (JLU) Lamongan.
Perbaikan oprit dilakukan agar kelandaian jalan lebih ideal, sehingga laju kendaraan yang melintas kelak bisa lebih mulus dan lancar.
"Setelah melakukan pengerjaan tersebut, akan dilakukan pembukaan seperti semula lagi," katanya.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, menjelaskan, pengaturan lalu lintas dilakukan dengan menerjunkan petugas di lokasi. (mal/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma