Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Bukan Sekadar Tempat Salat, Masjid di Sukodadi Lamongan Ini Siapkan Penginapan bagi Pelintas Jalan Raya

Ahmad Asif Alafi • Rabu, 4 Maret 2026 | 22:11 WIB

 

MULIAKAN TAMU: Masjid Al Mubarok di Desa Sidogembul, Kecamatan Sukodadi. Masjid ini menyiapkan ruangan bagi mereka yang ingin menginap. (ASIP/RDR.LMG)
MULIAKAN TAMU: Masjid Al Mubarok di Desa Sidogembul, Kecamatan Sukodadi. Masjid ini menyiapkan ruangan bagi mereka yang ingin menginap. (ASIP/RDR.LMG)

radarlamongan.co - jawaposradarlamongan – Kumandang azan dhuhur memecah siang di jalan raya nasional, Desa Sidogembul, Kecamatan Sukodadi.

Satu per satu kendaraan menepi. Bukan hanya roda dua, juga roda empat. Para pengendara dan pengemudi itu bukan sekadar ingin mendinginkan mesin, melainkan mencari suaka bagi batin yang dahaga. Para musafir itu bergegas mengambil air wudhu sebelum menunaikan salat.

Di Masjid Al Mubarok ini, memuliakan tamu bukan sekadar retorika mimbar, melainkan laku hidup yang nyata.

Di atas tangga, sebuah ruangan sederhana telah menanti. Itulah "kamar hotel" bagi para musafir yang didera lelah di tengah perjalanan.

H Muhammad Kholiq Idris, modin Dusun Talun, Desa Sidogembul sekaligus ketua MUI Kecamatan Sukodadi, menuturkan, letak masjid yang persis di tepi jalan raya membuat bangunan tempat ibadah itu kerap disinggahi para pelintas.

“Karena dekat jalan raya, banyak musafir mampir. Kami siapkan tempat tidur meski sederhana. Sekarang ada sekitar sepuluh orang, makanya Ramadan ini harus menyiapkan sahur dan bukanya sekitar 10 porsi,” ujarnya.

Menurut Idris, fasilitas penginapan itu memang masih terbatas. Ruangan itu dulunya adalah tempat mengaji (TPQ).

Karena panggilan kemanusiaan lebih kencang bersuara, ruang itu dialihfungsikan menjadi tempat istirahat. Soal keamanan, tak perlu risau. Mata CCTV mengawasi tiap sudut, lengkap dengan penjagaan marbot yang sigap.

Setiap musafir cukup menyodorkan KTP sebagai syarat administratif agar takmir bisa memantau melalui grup komunikasi internal.

Banyak musafir yang menginap karena kemalaman tidak bisa pulang. ‘’Biar jelas alamatnya dan tetap aman,” tambahnya.

Untuk memberikan kenyamanan bagi para musafir yang singgah, minuman disediakan gratis di masjid ini.

Langkah merawat musafir tidak bisa dilepaskan dari sebuah upaya menunaikan janji kepada masa lalu.

Idris teringat mendiang sang abah yang dulu juga seorang perantau. Ada wasiat yang terus berdenyut: jangan hanya kenyang sendirian, tapi pikirkan juga perut mereka yang sedang dalam perjalanan.

“Pesan abah, jangan hanya memikirkan diri sendiri, tapi juga kesejahteraan masyarakat. Intinya membahagiakan orang, meski caranya sederhana,” kenang Idris.

Dia mengingat zaman abahnya. Ketika ada orang tidur di masjid, abahnya mendekati dan menanyakan sudah makan atau belum. Setelah abahnya meninggal, pesan untuk memberikan kehidupan sejahtera tak putus ke generasi penerusnya. ‘’Intinya membahagiakan orang, cuma sederhana,’’ ucapnya.

Ramadan di Al Mubarok adalah rangkaian ibadah yang tak putus - putus. Kegiatan keagamaan mengisi setiap sela waktu. Mulai dari kultum usai subuh, tadarus remaja setelah dhuhur, hingga kultum lagi dan pembagian 150 kotak takjil bagi jemaah dan musafir. Selepas tarawih, kultum kembali digelar.

Pada 14 Maret mendatang, masjid ini bakal menjadi titik temu silaturahmi antara MUI, forkopimcam Sukodadi, hingga tokoh masyarakat. Bagi Idris, kunjungan tersebut sebagai bagian dari silaturahmi Ramadan.

Di tengah riuh ibadah, pengurus masjid sibuk melakukan "bersolek" fisik. Kubah dinding luar mulai bersalin rupa dengan cat baru. Sementara bagian dalam dipercantik dengan goresan kaligrafi yang meliuk indah. ‘’Program perbaikan memang sudah direncanakan, kebetulan dikerjakan saat Ramadan,” jelasnya.

Idris berharap Ramadan tahun ini semakin menguatkan keimanan dan kualitas keimanan, menjaga kerukunan warga.  ‘’Masyarakat tenang, saling menghormati sama lain, baik dan tenang,’’ harapnya. (sip/yan)

Editor : Arya Nata Kesuma
#masjid #Al Mubarok #penginapan #lamongan #buka puasa #musafir #sahur #bulan ramadan #kecamatan sukodadi