Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Masjid At Taqwa Paciran Lamongan Jadi Magnet Musafir Pantura

Ahmad Asif Alafi • Selasa, 24 Februari 2026 | 19:28 WIB

JUJUGAN PARA MUSAFIR: Masjid At Taqwa Paciran memiliki lahan luas bagi kendaraan jamaah. Pengunjung masjid juga bisa menikmati pemandangan laut.
JUJUGAN PARA MUSAFIR: Masjid At Taqwa Paciran memiliki lahan luas bagi kendaraan jamaah. Pengunjung masjid juga bisa menikmati pemandangan laut.

radarlamongan.co - jawaposradarlamongan — Deru mesin kendaraan di jalur Daendels, Paciran, seolah luruh saat roda - roda musafir berbelok ke sebuah pelataran luas di sisi utara jalan.

Di sana, Masjid At Taqwa berdiri tegak. Bukan sekadar tempat bersujud, bangunan megah ini adalah "oase" bagi mereka yang menempuh perjalanan panjang di pesisir utara Lamongan.

Di sisi utara masjid, jemaah yang melepas penat bisa langsung menikmati hamparan laut Jawa. Sebuah pemandangan yang jarang ditemukan pada masjid-masjid di jalur protokol.

Sekretaris Takmir Masjid At Taqwa Desa/Kecamatan Paciran, Fahruddin AM, mengatakan, masjid tersebut memiliki sejarah panjang. Cikal bakal masjid berdiri sekitar 1952. 

Dulu, masjid pertama berdiri di sisi selatan, tepat di area yang kini menjadi lahan parkir.

Seiring waktu dan kebutuhan jemaah yang kian membeludak, renovasi besar dilakukan.

"Ini masjid kedua, sudah dibangun sekitar 20 tahunan dan diresmikan dan dipakai tahun 2021, sudah hampir lima tahunan kita pakai masjid baru ini," ujarnya.

Meski pembangunannya memakan waktu sekitar 20 tahun, hasilnya sepadan.

Masjid ini mampu menampung hingga 5.000 jemaah. Lantai dasar mampu menyerap 3.500 orang, sementara lantai satu menyediakan ruang bagi 1.500 jemaah lainnya.

Di bagian bawah, terdapat area luas yang kini berfungsi sebagai tempat parkir.

"Itu di bawah rencana dulu orang tua, dipakai untuk pertokoan, rencana dulu," ucapnya.

Kini, dengan kapasitas parkir yang sanggup menampung hingga 10 bus besar sekaligus, At Taqwa menjadi titik singgah favorit. Terutama saat Ramadan menyapa. Ritme masjid pun berubah menjadi lebih progresif.

"Dan alhamdulillah banyak parkir di sini musafir. Harapan kami, masjid ini bisa bermanfaat bagi seluruh kaum muslimin dan muslimat dari mana pun,” ujar Fahruddin.

Begitu ashar usai, gema pengajian mulai terdengar hingga menjelang berbuka. Malamnya, masjid tak kunjung sepi oleh rangkaian tarawih dan tadarus, hingga ditutup dengan kultum selepas subuh.

Spirit berbagi juga tetap terjaga melalui tradisi takjil swadaya. Panitia menyiapkan 300 - 350 nasi kotak dari swadaya masyarakat sekitar.

"Itu sudah berlaku sejak dulu, sudah ada, dari masyarakat sekitar dengan nasi kotak. Ada 300 sampai 350 nasi kotakan, untuk target setiap hari," imbuhnya.

Ada pula sentuhan spiritual internasional yang dihadirkan di Ramadan. Dalam beberapa tahun terakhir, mimbar At Taqwa selalu sekali menghadirkan syekh dari Palestina untuk memberikan tausiyah sekaligus mempererat ukhuwah islamiyah di bulan suci.

Bagi para musafir yang melintas di utara Lamongan, At Taqwa bukan sekadar pemberhentian untuk menunaikan kewajiban. Bangunan megah itu ruang jeda untuk mengisi kembali "baterai" spiritual, sembari menikmati angin laut. (sip/yan) 

Editor : Arya Nata Kesuma
#Kecamatan paciran #bulan suci #pemandangan laut #masjid at taqwa #musafir #kabupaten lamongan #bulan ramadan