Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

297 Warga Lamongan Jadi PMI, Ini Negara – Negara Tujuannya

Ahmad Asif Alafi • Rabu, 7 Januari 2026 | 12:17 WIB
Data pekerja migran Indonesia asal Lamongan tahun 2025.
Data pekerja migran Indonesia asal Lamongan tahun 2025.

radarlamongan.co - jawaposradarlamongan – Dinas Tenaga Kerja Lamongan mencatat ada 297 warga Kabupaten Lamongan yang menjadi pekerja migran Indonesia (PMI).

Mereka bekerja di 16 negara asing.

Terbanyak, 185 orang menjadi PMI di Taiwan.

Kepala Disnaker Lamongan, M Zamroni, mengatakan data itu yang resmi tercatat di dinasnya.

‘’ Itu yang mendaftar di Kabupaten Lamongan. Karena mereka memperoleh ID dalam rangka untuk membuat paspor dan sebagainnya, persyaratan sebagai pekerja migran ke luar negeri,’’ jelasnya.

Selain Taiwan, PMI asal Lamongan juga meminati Hongkong.

Menurut Zamroni, Malaysia tidak lagi mendominasi sebagai tempat tujuan PMI.

Apalagi, setelah adanya kebijakan khusus dan penutupan penerimaan pekerja ke Malaysia.

‘’Akhirnya, menjadi sasaran itu atau keinginan dari pekerja migran itu, yaitu Taiwan dan Hongkong. Di tahun 2025 itu, ada 185 pekerja migran yang sasarannya ke Taiwan. Jadi 50 persen lebih. Dan ke Hongkong kurang lebih 29 orang,’’ ucapnya.

Dari sisi sektor pekerjaan, lanjut Zamroni, mayoritas PMI Lamongan bekerja di sektor industri pengolahan.

Di Taiwan, lebih banyak perusahaan - perusahaan pengolahan.  ‘’Ada 98 yang masuk di industri pengolahan dan 50 orang masuk di jasa kontruksi,’’ imbuhnya.

Sedangkan latar belakang pendidikan, calon PMI asal Lamongan didominasi lulusan SMA. Tercatat 175 orang lulusan SMA. Sementara lulusan S1 hanya 15 orang.

Zamroni berpesan agar para calon PMI tahun ini meningkatkan keterampilan dan kemampuan sesuai bidang pekerjaan yang dituju sebelum berangkat.

Calon PMI juga diminta memahami adat dan budaya negara tujuan agar mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja baru.

‘’Karena kita bekerja di luar negeri, maka pekerja migran yang menyesuaikan diri,” tuturnya.

‘’ Jaga nama baik diri sendiri, Pemerintah Kabupaten Lamongan, dan tentu saja negara Republik Indonesia,” imbuhnya. (sip/yan)

Editor : Arya Nata Kesuma
#pekerja migran Indonesia (PMI) #disnaker lamongan #luar negeri #lamongan #kabupaten lamongan #Perusahaan pengolahan