radarlamongan.co - jawaposradarlamongan – Dinas Kesehatan (Dinkes) Lamongan mendata 265 ribu orang sudah melakukan pemeriksaan gula darah pada cek kesehatan gratis.
Kabid Pencegahan, Perlindungan Penyakit Menular Dinas Kesehatan Lamongan, dr Yany Khoirurakhmawati, menjelaskan, dari jumlah tersebut, 41 ribu orang di antaranya berstatus prediabetes.
Kemudian, 9 ribu orang hiperglikemia atau kondisi gula darah terlalu tinggi, 1.937 orang menderita hipoglikemia atau kondisi gula darah turun di bawah normal. Sisanya, normal.
Menurut dia, rincian tersebut hasil pemeriksaan khusus atau gula darah yang diperiksa saat orang tersebut berpuasa.
Setelah ditindaklanjuti dengan pemeriksaan gula darah tanpa puasa, sekitar 15 ribu orang kategori hiperglikemia, 1.111 orang prediabetes, 1.707 orang diabetes, 288 orang hipoglikemia dan 13 ribu orang masuk normal.
Yany menjelaskan, sejumlah penyakit berhasil terdeteksi dan bisa mendapatkan penanganan lebih tepat karena skrining yang dilakukan melalui cek kesehatan gratis.
Hasil pemeriksaan bisa menjadi pertimbangan pasien ke depan.
Jika ditemukan kondisi yang kurang baik, maka bisa langsung dilakukan penanganan.
Dia menuturkan, hasil pemeriksaan kesehatan bisa menjadi pertimbangan bagi masyarakat untuk merubah pola hidupnya agar lebih sehat lagi.
Karena kadang masyarakat salah paham dengan kondisi tubuhnya.
Misalnya, ada yang merasa tidak pernah olahraga.
Padahal mereka melakukan aktivitas sehari - hari yang termasuk bagian dari menggerakkan tubuh.
Idealnya, setiap hari harus ada minimal gerakan tubuh yang dilakukan untuk mencegah sejumlah risiko penyakit. (rka/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma