radarlamongan.co - jawaposradarlamongan – Produksi perikanan budidaya Lamongan pada semester pertama tahun ini naik dibandingkan tahun lalu.
Produksi perikanan mulai Januari sampai Juni terdata 42.140,7 ton.
Kabid Perikanan Budidaya, Dinas Perikanan Lamongan, Naila Maharlika, mengatakan, capaian semester 1 tahun lalu hanya 36.977,5 ton.
‘’ Terbesar produksi udang vanami,’’ ucap Naila.
Pada tahun ini, targetnya 46.928,20 ton.
‘’Bagus tahun ini (semester 1), karena bulan Oktober - November tahun 2024 sudah mulai tebar. Jadi, Januari - Februari sudah ada produksi yang bisa tercatat,’’ imbuhnya.
Naila menjelaskan, pupuk masih menjadi kendala bagi petambak.
Sebab, belum ada pupuk bersubsidi sektor perikanan. Faktor cuaca ekstrim juga menjadi kendala.
Ada beberapa desa yang sampai saat ini debit airnya masih tinggi. Akibatnya, belum panen.
‘’ Kendala lain, penyakit ikan, terutama udang vanami,’’ ucapnya.
Dia berharap pupuk bersubsidi sektor perikanan segera tercukupi.
Selain itu, pengaturan irigasi yang baik, pengoptimalan fungsi waduk atau embung.
‘’Harapan kami, memperluas akses pembudidaya ikan terhadap ilmu pengetahuan tentang budidaya ikan yang baik dengan mengoptimalkan fungsi penyuluh,’’ ujarnya. (sip/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma