Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Mayoritas PMI asal Lamongan Menyasar Taiwan, Begini Alasannya

Ahmad Asif Alafi • Senin, 28 Juli 2025 | 23:43 WIB
Photo
Photo

LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO– Selama ini Malaysia menjadi negara primadona jujukan Pekerja Migran Indonesia (PMI). Namun tahun ini para pengais rejeki di luar negeri berpindah haluan. Pada semester satu tahun ini, terdapat 94 PMI menuju Taiwan dari total 146 PMI (selengkapnya lihat grafis).

Sedangkan, empat kecamatan penyumbang PMI terbanyak yakni Bluluk sebanyak 29 PMI, Ngimbang sebanyak 15 PMI, Solokuro 15 PMI, dan Brondong sebanyak 12 PMI.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Lamongan, M. Zamroni mengatakan, terdapat kebijakan pembatasan pekerja migran yang masuk ke Malaysia. Sehingga, PMI asal Lamongan beralih ke Taiwan sebagai tujuan utama.

‘’Untuk Taiwan yang diminati konstruksi dan pabrik atau job sektor formal,’’ terang Zamroni, sapaan akrabnya.

Zamroni mengamati, pembantu rumah tangga justru tak terlalu banyak, yakni hanya 18 PMI. Jumlah tersebut masih di bawah industri pengolahan, caregiver (pengasuh), dan konstruksi bangunan (selengkapnya lihat grafis).

Sedangkan berdasarkan pendidikan, paling banyak lulusan SMA sebanyak 86 PMI dan SMP sekitar 36 PMI. ‘’Benar mas, lebih banyak di SMA/SMK karena mereka lebih banyak kerja di konstruksi atau pabrik, tidak membutuhkan skill pendidikan,’’ ujarnya.

Zamroni menyarankan kepada masyarakat yang ingin menjadi PMI agar memperhatikan beberapa hal. Di antaranya memilih jalur resmi dan legal, serta menggunakan jasa perusahaan penempatan PMI yang terdaftar resmi.

‘’Jangan pernah menggunakan calo, meskipun tampak mudah dan cepat, karena rentan penipuan atau perdagangan manusia,’’ imbuhnya.

Selain itu, lanjut dia, calon PMI harus memenuhi syarat, dokumen, dan mengikuti pelatihan kerja hingga uji kompetensi agar memiliki bekal keahlian. ‘’Pahami perjanjian kerja dan hak anda,’’ ucap Zamroni. (sip/ind)

 

 

Editor : Anjar D. Pradipta
#pekerja migaran indonesia #lamongan #pmi #taiwan