LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO – Menyambut momen HUT RI ke-80, sejumlah pedagang bendera dadakan mulai bermunculan. Jalan protokol menjadi lokasi yang dipilih karena dinilai strategis.
Pantauan di lapangan, salah satu pedagang bendera berjualan di trotoar pinggir Jalan Basuki Rahmad, Kelurahan Sukomulyo, Kecamatan Lamongan, kemarin (20/7). Adanya pedagang di titik pedestrian tentunya cukup mengganggu.
“Memang benar, untuk saat ini tentunya sudah banyak penjual bendera dari wilayah Garut,” tutur Kepala Satpol PP Lamongan, Jarwito
Jarwito mengimbau pedagang bendera tidak berjualan di trotoar, karena mengganggu ketentraman dan ketertiban umum (trantibum). Sebab, trotoar merupakan area khusus untuk pejalan kaki.
“Kami pastinya tetap mengingatkan untuk berjualan di area yang tidak melanggar ketertiban,” imbuhnya.
Menurut dia, masih banyak area di pusat kota yang tidak terdapat trotoar. Namun, diakuinya, jika nanti setelah diingatkan masih banyak yang melanggar, maka akan dilakukan penertiban.
“Kalau dibiarkan tentunya penjual yang lain akan ikut masuk dalam kota yang kurang kurang enak dipandang,” pungkasnya. (mal/ind)
Editor : Anjar D. Pradipta