LAMONGAN, Radarlamongan.co - Kebutuhan LPG 3 kilogram (kg) meningkat selama libur panjang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri.
Peningkatan kebutuhan gas tabung melon diprediksi hingga 6 persen dari normal harian 4.663 metrik ton (MT) per hari.
Manajer Communication, Relations, and CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi mengatakan, pihaknya sudah memetakan kebutuhan untuk menghadapi libur panjang.
Sehingga pertamina memastikan untuk menambah jumlah distribusi LPG ke pangkalan resmi, agar kebutuhan masyarakat terpenuhi.
‘’Kita sudah petakan kebutuhan di tingkat masyarakat, serta memastikan pengawasan distribusi agar sampai ke pangkalan,” ujarnya.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Lamongan, Anang Taufik menjelaskan, untuk kebutuhan LPG selama libur panjang sudah ditambah oleh pertamina. Dia berharap, tidak sampai ada kekurangan di bawah.
Tahun ini pemkab mengusulkan tambahan, dari sebelumnya 63 ribu MT menjadi 69 MT. Meski kuota yang diberikan belum sesuai usulan, tapi ini sebagai upaya agar tidak terjadi kelangkaan.
Untuk kebutuhan LPG subsidi masih tinggi, karena jumlah PKL di Lamongan sangat banyak. Selain itu nelayan yang menggunaka perahu konverter juga menggunakan tabung 3 kg.
‘’Kebutuhan kita tinggi, jadi usulan diajukan penambahan agar masyarakat yang membutuhkan bisa terpenuhi,” imbuhnya.
Sementara itu, salah satu pemilik sub pangkalan, Siti Rahayu mengaku, untuk permintaan LPG 3 kg selama Ramadan dan Lebaran ada kenaikan.
Karena pelanggannya adalah PKL, sehingga kebutuhan tinggi karena dagangannya laris.
Menurut dia, untuk konsumennya sudah menyerahkan EKTP atau KK, sehingga kebutuhannya akan diprioritaskan.
‘’Kalau pelanggan kita utamakan, jadi stok ini untuk memenuhi kebutuhan mereka,” terangnya. (rka/ind)
Editor : Anjar D. Pradipta